politicanews.id – Bank Rakyat Indonesia BRI siap menggebrak perekonomian nasional pada tahun 2026 mendatang. Komitmen kuat ini terwujud melalui strategi pembiayaan masif untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM sektor vital penggerak roda ekonomi rakyat. BRI menegaskan perannya sebagai tulang punggung pertumbuhan berkelanjutan di seluruh pelosok negeri.
Langkah strategis BRI ini bukan sekadar menyalurkan dana. Ini adalah investasi jangka panjang untuk memberdayakan jutaan pelaku UMKM agar naik kelas menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan. Dengan dukungan finansial yang tepat UMKM diharapkan mampu berinovasi memperluas jangkauan pasar serta bersaing di kancah global.
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com
Visi BRI jelas menjadikan UMKM sebagai garda terdepan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi. Melalui berbagai program inovatif dan pendampingan berkelanjutan BRI optimis mampu mendorong UMKM menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh dan adaptif menghadapi tantangan masa depan. Ini adalah janji BRI untuk rakyat Indonesia membangun masa depan yang lebih cerah.
politicanews.id – Badan Informasi Geospasial (BIG) bersiap menggelontorkan dana fantastis pada tahun 2027, mengalokasikan triliunan rupiah untuk mewujudkan sejumlah proyek pemetaan strategis berskala masif. Fokus utama belanja lembaga ini adalah menghadirkan peta dasar nasional yang komprehensif, sekaligus mendukung upaya mitigasi bencana dan program pengentasan kemiskinan di seluruh penjuru negeri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BIG, Mohamad Arief Syafi’i, dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, baru-baru ini membeberkan rincian alokasi anggaran tersebut. Dari total pagu anggaran sebesar Rp2,46 triliun yang diterima BIG untuk tahun depan, sebagian besar, atau sekitar 89,32 persen, akan terserap pada Proyek Administrasi Pertanahan dan Perencanaan Tata Ruang Terpadu (Integrated Land Administration and Spatial Planning Project/ILASPP).
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com
Proyek ILASPP, yang didanai melalui pinjaman luar negeri dari Bank Dunia, menguras dana hingga Rp2,2 triliun. Melalui inisiatif ini, BIG mengemban amanah vital untuk menyediakan peta dasar skala besar 1:5.000 di seluruh wilayah Indonesia, sebuah fondasi krusial bagi berbagai sektor pembangunan.
Selain ILASPP, Arief juga menjelaskan adanya pos anggaran khusus yang dialokasikan untuk menindaklanjuti berbagai instruksi langsung dari Presiden. Salah satu yang paling mencolok adalah kucuran dana sebesar Rp12,47 miliar yang diperuntukkan bagi pemetaan komprehensif di perairan dan pesisir utara Jawa. Pemetaan ini menjadi fondasi penting bagi proyek pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall.
"Pada tahun 2027, sesuai lokasi prioritas, kami akan memetakan wilayah di Cirebon dan Brebes," ungkap Arief. Ia menambahkan bahwa peta dasar ini akan menyatukan data daratan dan lautan, memungkinkan simulasi akurat mengenai dampak banjir akibat limpasan air darat dan penurunan muka tanah di pesisir, serta mengidentifikasi area-area rawan genangan.
Tak hanya urusan infrastruktur, BIG juga mengalokasikan Rp2 miliar untuk menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 terkait pengentasan kemiskinan. Dana tersebut akan digunakan untuk melakukan geotagging atau pemberian penandaan geospasial pada koordinat lokasi tempat tinggal keluarga prasejahtera, dengan fokus awal di Sulawesi Selatan. "Dengan demikian, distribusi lokasi tinggal masyarakat miskin akan terekam secara spesifik berdasarkan koordinat geografis," jelas Arief.
Lebih lanjut, anggaran operasional BIG tahun depan juga diarahkan untuk memverifikasi ulang data lahan persawahan di seluruh wilayah Sulawesi sebesar Rp1,5 miliar. Langkah ini bertujuan memastikan akurasi luas lahan dan potensi produksi pangan nasional. Selain itu, Rp7,10 miliar dialokasikan untuk penyelesaian konflik batas wilayah darat antarnegara antara Indonesia dengan Malaysia dan Timor Leste.
politicanews.id – Semangat pantang menyerah masyarakat pesisir Ngada, Flores, kembali membara. Pasca guncangan gempa bumi berkekuatan M7,7 yang melanda wilayah itu pada Sabtu silam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bergerak cepat mendampingi proses bangkit, memastikan roda kehidupan, khususnya aktivitas melaut para nelayan, berputar kembali.
Dalam upaya pemulihan ini, Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB, Bambang Surya Putra, secara langsung memantau kondisi di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada. Ia berinteraksi intensif dengan warga dan nelayan yang sempat terhambat rutinitasnya setelah gempa dan sempat diterbitkannya peringatan dini tsunami. Bambang menegaskan bahwa peringatan tsunami dari BMKG telah resmi dicabut. "Masyarakat, termasuk para nelayan, kini dapat secara bertahap kembali menjalankan aktivitasnya. Namun, sikap siaga tetap harus dijaga, dan informasi resmi dari BMKG serta pemerintah daerah wajib terus diikuti," ujarnya.
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com
Pemerintah melalui BNPB terus menggugah masyarakat pesisir untuk secara bertahap memulihkan denyut ekonomi mereka, termasuk kembali melaut. Tentu saja, hal ini harus selaras dengan pemantauan informasi terkini mengenai kondisi cuaca dan perairan. Proses pemulihan ini dirancang bertahap, tidak hanya mendorong aktivitas sosial dan ekonomi, tetapi juga menggalang sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Bambang menekankan bahwa kembalinya aktivitas warga merupakan elemen krusial dalam penanganan pascabencana. Masyarakat perlu memperoleh kejelasan data agar dapat kembali menjalani kehidupan sehari-hari tanpa mengabaikan aspek keselamatan. "Kita tidak ingin masyarakat terbelenggu rasa cemas berkepanjangan. Yang harus kita bangun adalah kesiapsiagaan. Kehidupan dan kegiatan ekonomi harus mulai berjalan kembali, tentu dengan tetap mengikuti informasi resmi," tambahnya.
Di sisi lain, Anggota Unsur Pengarah BNPB, Isroil Samihardjo, bersama Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, menjalin komunikasi dengan para tokoh agama. Pertemuan yang berlangsung di Stasi Keluarga Roh Kudus Nazareth, Kelurahan Nangamese, Kecamatan Riung, ini dihadiri oleh Romo Vikep Kevikepan Bajawa RD Gabriel Idrus, Pr., Pastor Paroki Bekek RD Wempi Da Silva, Pr., serta sejumlah imam lainnya.
Tujuan utama pertemuan tersebut adalah untuk membangun jembatan komunikasi dan menyerap masukan berharga dari para tokoh agama mengenai situasi masyarakat serta progres pemulihan pascagempa, khususnya di wilayah Riung. Isroil secara khusus meminta dukungan penuh dari para pemuka agama, mengingat peranan vital mereka dalam proses pemulihan. "Penanggulangan bencana bukan semata-mata merekonstruksi hunian yang rusak. Yang kita pulihkan adalah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah wajib mendengar suara masyarakat dan menggandeng tokoh-tokoh yang paling dekat dengan mereka," pungkas Isroil.
politicanews.id – Gejolak geopolitik global kembali memanas memicu lonjakan harga minyak mentah dunia. Kondisi ini menjadi alarm bagi banyak negara termasuk Indonesia yang kini berupaya keras mengamankan pasokan energinya. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM kini gencar menggenjot pengembangan sektor energi terbarukan sebagai respons strategis menghadapi ketidakpastian rantai pasok energi global.
Wakil Menteri ESDM Yuliot dalam ajang The 12th IndoEBTKE ConEx 2026 di Jakarta menegaskan langkah ini merupakan bagian integral dari program prioritas pemerintah yang tertuang dalam Astacita. Yuliot meyakini penuh bahwa pengembangan energi terbarukan akan menjadi kunci utama menuju kemandirian energi nasional. Dengan tercapainya swasembada energi seluruh roda perekonomian dapat berputar tanpa hambatan. Sebaliknya tanpa ketersediaan energi yang memadai segala aktivitas ekonomi dan transportasi akan terganggu.
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com
Lebih dari sekadar kemandirian energi Yuliot juga menyoroti potensi besar energi terbarukan dalam menciptakan lapangan kerja baru. Peluang ini dapat terwujud melalui investasi masif dan berbagai inisiatif kewirausahaan yang melibatkan masyarakat Indonesia secara luas.
Berbagai inisiatif telah digulirkan Indonesia untuk mempercepat transisi energi. Di antaranya adalah implementasi program biodiesel B50 yang ambisius transformasi kendaraan berbahan bakar fosil menuju era kendaraan listrik serta pembangunan infrastruktur pembangkit listrik berbasis energi surya panas bumi dan tenaga air.
Yuliot sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika pemerintah abai mengantisipasi gejolak geopolitik dengan mempercepat energi terbarukan potensi lonjakan beban subsidi dan kompensasi energi bisa mencapai angka fantastis Rp300 triliun. Angka ini jauh melampaui alokasi anggaran yang telah ditetapkan. Saat ini pemerintah menganggarkan subsidi energi sebesar Rp2101 triliun atau sekitar 6587 persen dari total anggaran subsidi APBN 2026 yang sebesar Rp3189 triliun. Jika digabung dengan kompensasi total anggaran ketahanan energi mencapai Rp3813 triliun.
Sementara itu data perdagangan dari Sputnik menunjukkan harga minyak mentah Brent global melesat menembus angka 96 dolar AS per barel. Kenaikan ini dipicu oleh gelombang baru eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember melonjak 148 persen menjadi 9665 dolar AS per barel. Serupa dengan itu kontrak berjangka minyak jenis WTI untuk pengiriman Oktober juga naik 198 persen menjadi 9220 dolar AS per barel. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan akhir Agustus lalu ketika harga minyak mentah Brent sempat anjlok ke level 862 dolar AS per barel dan WTI turun menjadi 8040 dolar AS per barel.
politicanews.id – Gelombang bantuan kemanusiaan terbaru dari Tiongkok beserta tim ahli khusus telah mendarat di Kathmandu, Nepal, pada Selasa pekan ini. Kedatangan ini merupakan bagian dari respons cepat Tiongkok menyusul bencana tanah longsor mematikan yang melanda negara tersebut pada Rabu sebelumnya. Misi bantuan ini diharapkan mampu mempercepat proses penanganan pasca-bencana yang kompleks.
Paket bantuan yang tiba dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mendesak di lokasi kejadian. Berbagai peralatan canggih turut disertakan, seperti drone untuk pemetaan area sulit dijangkau, perangkat identifikasi DNA lengkap dengan reagennya, alat pemurnian air, serta perlengkapan penerangan darurat. Sebelumnya, Tiongkok juga telah mengirimkan bantuan tahap pertama pada Minggu lalu.
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com
Bersamaan dengan kedatangan pasokan tersebut, lima orang ahli identifikasi DNA turut serta dalam rombongan. Mereka merupakan bagian dari tim bantuan ketiga yang dikirim Tiongkok untuk Nepal. Setibanya di ibu kota, para pakar forensik ini segera bergerak menuju zona-zona terdampak bencana guna membantu otoritas setempat dalam upaya identifikasi korban. Keahlian mereka sangat krusial mengingat skala tragedi yang terjadi.
Otoritas Nepal pada hari yang sama melaporkan angka korban tewas akibat musibah longsor dahsyat itu telah mencapai 1.068 jiwa. Sementara itu, 4.606 orang lainnya masih dinyatakan hilang, menyisakan duka mendalam dan tantangan besar bagi tim penyelamat. Bantuan internasional seperti yang diberikan Tiongkok menjadi harapan besar di tengah situasi sulit ini.
politicanews.id – Kabar duka menyelimuti Kerajaan Norwegia dengan berpulangnya Raja Harald V. Indonesia, melalui pemerintahannya, tak tinggal diam dan segera menyampaikan ungkapan belasungkawa mendalam. Sebuah gestur yang menegaskan eratnya tali persahabatan antara kedua negara di tengah suasana duka cita global.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono menjadi representasi bangsa dalam kunjungan ke Kedutaan Besar Norwegia di Jakarta pada Selasa 1 September. Di sana, ia dengan khidmat membubuhkan tanda tangan pada buku duka cita yang disediakan, mengutarakan simpati tulus atas kepergian sosok pemimpin yang dihormati. "Atas nama Pemerintah dan seluruh rakyat Republik Indonesia, kami menghaturkan simpati dan belasungkawa tulus kepada Kerajaan Norwegia serta seluruh warganya atas kepergian Yang Mulia Raja Harald V," tulis Sugiono, seperti yang kemudian tersebar luas.
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com
Sosok Raja Harald V, menurut Sugiono, akan selalu abadi dalam ingatan. Beliau dikenang atas kepemimpinannya yang bijaksana, kehangatan pribadinya, dedikasi tanpa henti, serta kerendahan hati yang patut dicontoh selama masa baktinya memimpin Norwegia. "Warisan kepemimpinannya akan terus menjadi inspirasi bagi generasi-generasi mendatang," imbuh Sugiono, menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan penghormatan mendalam dari bangsa Indonesia.
Pengumuman resmi dari Istana Norwegia mengonfirmasi bahwa Raja Harald V menghembuskan napas terakhir pada 28 Agustus di usia 89 tahun. Beliau telah dirawat intensif di Rumah Sakit Nasional Oslo sejak 17 Agustus. Sebelumnya, Raja Harald V menjalani pengobatan kortison untuk mengatasi anemia hemolitik, sebuah kondisi darah yang memicu penumpukan cairan. Namun, kondisi kesehatannya memburuk drastis setelah terjangkit infeksi bakteri dalam aliran darahnya, seperti dilaporkan oleh televisi nasional NRK.
Sesuai konstitusi Norwegia, tak lama setelah wafatnya Raja Harald, Putra Mahkota Haakon segera naik takhta dan dinobatkan sebagai kepala negara baru, Raja Haakon VIII. Pada tanggal 1 September, dalam sebuah upacara khidmat di Parlemen Norwegia, Raja Haakon VIII secara resmi mengucapkan sumpah setia untuk menjunjung tinggi Konstitusi negara.
politicanews.id – Asa petenis putri kebanggaan Indonesia Janice Tjen untuk melangkah jauh di ajang Grand Slam US Open 2026 harus pupus lebih awal. Ia takluk di tangan unggulan kelima Mirra Andreeva dalam laga babak pertama yang berlangsung di Louis Armstrong Stadium New York. Pertarungan yang digelar Rabu dini hari WIB itu mengakhiri perjalanan Janice di turnamen bergengsi tersebut dengan skor identik 2-6 2-6.
Sejak awal set pertama Janice Tjen berupaya keras memberikan perlawanan terbaiknya. Ia sempat berhasil mengimbangi permainan agresif Andreeva hingga kedudukan 2-2. Namun dominasi petenis unggulan tersebut mulai terasa dengan permainan konsisten yang menekan Janice. Andreeva kemudian menunjukkan kelasnya dengan merebut empat gim beruntun mengunci set pertama dengan skor 6-2.
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com
Situasi serupa terulang di set kedua. Janice Tjen sejatinya mengawali set dengan cukup menjanjikan bahkan sempat unggul 1-0. Sayangnya momentum itu tak bertahan lama. Andreeva yang kini menempati peringkat 36 dunia segera merespons berhasil mematahkan servis Janice pada gim ketiga. Meski Janice sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 Andreeva kembali menemukan ritme permainannya dan menutup pertandingan dengan memenangkan tiga gim berikutnya tanpa balas.
Data statistik dari WTA menunjukkan betapa sulitnya Janice Tjen menembus pertahanan lawan. Ia tak sekalipun mampu menciptakan peluang break point sepanjang pertandingan. Berbanding terbalik Andreeva tampil efektif dengan mengonversi seluruh empat peluang break point yang ia dapatkan. Dari sisi servis Janice mencatatkan satu ace namun juga diwarnai dua kesalahan ganda. Akurasi servis pertamanya mencapai 60.4 persen dari 48 percobaan dengan 17 di antaranya berbuah poin.
Secara keseluruhan Janice Tjen hanya berhasil mengumpulkan 31 dari total 89 poin yang diperebutkan. Angka ini jauh di bawah Andreeva yang mendominasi dengan 58 poin atau sekitar 65.2 persen dari keseluruhan poin pertandingan. Hasil minor ini juga menjadi kekalahan kedua bagi Janice dari Andreeva dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Sebelumnya mereka sempat bertemu di babak 32 besar Cincinnati Open di mana Janice memberikan perlawanan jauh lebih sengit hingga mencapai tie-break.
Kekalahan ini sekaligus membuat Janice Tjen gagal mengulang pencapaian gemilangnya di US Open 2025. Tahun lalu ia berhasil mengejutkan publik tenis dengan menumbangkan unggulan ke-24 Veronika Kudermetova di babak pertama. Kemenangan bersejarah itu mengantarkannya melaju ke babak kedua turnamen Grand Slam sebuah prestasi penting dalam kariernya sebelum akhirnya dihentikan oleh petenis Inggris Emma Raducanu. Kini harapan untuk kembali membuat kejutan harus disimpan hingga kesempatan berikutnya.
politicanews.id – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution langsung turun tangan memastikan seluruh kebutuhan pokok warga Karo yang mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung terpenuhi. Kunjungan ke Jambur Desa Suka Tepu Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo pada Selasa lalu menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Sumut dalam menghadapi situasi darurat ini.
Bobby menegaskan bahwa prioritas utama adalah evakuasi penduduk dari zona merah bahaya Sinabung. Ia mencontohkan Desa Kuta Tengah Kecamatan Simpang Empat yang kini telah dikosongkan, dengan sekitar 280 jiwa dari total lebih 600 penduduk dipindahkan ke Posko Pengungsian Suka Tepu demi keselamatan.
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com
"Kami meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan tidak terburu-buru kembali ke rumah sebelum ada instruksi resmi dari pemerintah mengenai kondisi keamanan wilayah," ujar Bobby saat berdialog dengan para pengungsi. Ia menekankan, Pemprov Sumut sepenuhnya menjamin ketersediaan fasilitas dasar agar warga merasa nyaman dan aman di pengungsian.
Fasilitas yang disediakan tidak main-main. Bobby memastikan tempat tidur layak, tikar, selimut, pasokan air bersih, penerangan memadai, serta kebersihan sanitasi dan toilet terjaga. Ketersediaan makanan dan minuman juga menjadi perhatian utama, didukung armada yang siaga untuk distribusi logistik secara berkelanjutan.
Tak hanya itu, Pemprov Sumut juga memikirkan masa depan anak-anak. Bus khusus angkutan sekolah akan disiapkan bagi para pelajar yang terdampak. Guna memberikan ketenangan lebih, personel TNI dan Polri disiagakan untuk menjaga ladang serta hewan ternak milik warga yang terpaksa ditinggalkan. Langkah ini diharapkan mampu menghilangkan kekhawatiran warga terhadap harta benda mereka.
Sementara itu Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung Armen Putra mengingatkan warga agar selalu waspada. Status Gunung Sinabung masih berada pada Level III atau Siaga. Pengosongan permukiman adalah langkah mitigasi wajib untuk mengantisipasi skenario terburuk. "Pemantauan ketat terus kami lakukan sebelum rekomendasi penyesuaian status ke Level II Waspada dapat dikeluarkan," jelas Armen.
politicanews.id – Otoritas Jasa Keuangan OJK secara tegas mendesak seluruh perusahaan penjaminan di Indonesia untuk mengintensifkan evaluasi kelayakan penjaminan serta analisis klaim. Langkah krusial ini bertujuan menjaga rasio klaim terhadap imbal jasa penjaminan IJP tetap berada pada level yang ideal dan stabil. Selain itu OJK juga menekankan pentingnya strategi mitigasi risiko yang maksimal dan penetapan IJP yang selaras dengan profil risiko masing-masing entitas.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian Penjaminan dan Dana Pensiun PPDP OJK Ogi Prastomiyono dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa mengungkapkan data terbaru. Per Juni 2026 rasio klaim terhadap IJP penjaminan tercatat di angka 96,01 persen. Angka ini menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya yang sempat menyentuh 100,47 persen meskipun secara tahunan rasio ini sedikit mengalami kenaikan.
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com
Ogi menjelaskan bahwa dinamika klaim penjaminan sangat dipengaruhi oleh terjadinya gagal bayar atau wanprestasi dari pihak terjamin. Ini termasuk pada sektor produktif dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM. Di tengah fluktuasi suku bunga dan kondisi ekonomi yang terus bergerak OJK mengingatkan agar kualitas portofolio UMKM harus terus diawasi ketat. Pasalnya kondisi ini dapat berimbas langsung pada kemampuan bayar terjamin yang pada akhirnya berpotensi memicu lonjakan klaim penjaminan.
Di sisi pendapatan IJP per Juni 2026 totalnya mencapai Rp4,13 triliun. Angka ini melonjak 18,06 persen secara tahunan. Peningkatan impresif ini terutama disokong oleh pertumbuhan IJP pada Jamkrindo sebesar 22,28 persen dan perusahaan penjaminan syariah yang naik 15,93 persen. Secara umum kenaikan IJP ini mengindikasikan ekspansi volume penjaminan serta perubahan porsi penjaminan yang dilakukan oleh perusahaan.
Namun di balik pertumbuhan IJP industri penjaminan menghadapi tantangan pada sisi aset. Per Juni 2026 total aset industri penjaminan tercatat sebesar Rp45,83 triliun. Angka ini menyusut Rp1,44 triliun atau minus 3,05 persen secara tahunan. Padahal sebelumnya OJK memproyeksikan aset penjaminan akan tumbuh antara 14 hingga 16 persen pada tahun 2026.
Menanggapi hal ini Ogi Prastomiyono tetap optimis. Ia melihat masih ada potensi ekspansi aset hingga akhir tahun. Potensi ini antara lain didorong oleh tahapan pemurnian dan transfer portofolio bisnis penjaminan dari perusahaan asuransi ke perusahaan penjaminan dalam kerangka program Danantara. Selain itu pertumbuhan aset juga akan sangat bergantung pada perkembangan produksi penjaminan hasil investasi serta kualitas pengelolaan portofolio penjaminan secara keseluruhan. OJK berkomitmen untuk terus memantau seluruh proses ini guna menopang penguatan dan perkembangan industri penjaminan secara berkelanjutan.
politicanews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi KPK telah merilis data penggunaan anggaran tahun 2026 hingga 26 Agustus. Angka fantastis triliunan rupiah dilaporkan telah terserap untuk berbagai kegiatan penting lembaga anti rasuah ini.
Ketua KPK Setyo Budiyanto memaparkan rincian tersebut dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI di Senayan Jakarta Selasa. Total belanja KPK mencapai Rp1,033 triliun dari pagu Rp1,408 triliun. Angka ini setara 73,4 persen dari keseluruhan alokasi dana yang tersedia. Data tersebut bersumber dari Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi SAKTI Kementerian Keuangan.
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com
Untuk program pencegahan serta penindakan korupsi KPK telah menggunakan Rp128,9 miliar. Jumlah tersebut merupakan 61,8 persen dari total pagu DIPA sebesar Rp208,49 miliar yang dialokasikan khusus. Sementara itu program dukungan manajemen menyerap dana lebih besar mencapai Rp904,35 miliar. Ini berarti 75,4 persen dari total pagu DIPA Rp1,199 triliun telah terpakai.
Setyo juga menjelaskan penggunaan anggaran berdasarkan jenis belanja. Belanja pegawai menjadi pos terbesar dengan Rp726,87 miliar yang terpakai dari pagu Rp980,5 miliar atau 74,1 persen. Selanjutnya belanja barang menghabiskan Rp278,3 miliar dari pagu Rp381,04 miliar sekitar 60,8 persen. Untuk belanja modal KPK telah merealisasikan Rp28,08 miliar dari total Rp46,16 miliar setara 73 persen.
Transparansi penggunaan dana ini menunjukkan komitmen KPK dalam menjalankan tugasnya. Setiap rupiah yang terpakai diawasi ketat demi pemberantasan korupsi yang efektif.