Indonesia Kirim Pesan Haru Raja Norwegia Wafat

politicanews.id – Kabar duka menyelimuti Kerajaan Norwegia dengan berpulangnya Raja Harald V. Indonesia, melalui pemerintahannya, tak tinggal diam dan segera menyampaikan ungkapan belasungkawa mendalam. Sebuah gestur yang menegaskan eratnya tali persahabatan antara kedua negara di tengah suasana duka cita global.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menjadi representasi bangsa dalam kunjungan ke Kedutaan Besar Norwegia di Jakarta pada Selasa 1 September. Di sana, ia dengan khidmat membubuhkan tanda tangan pada buku duka cita yang disediakan, mengutarakan simpati tulus atas kepergian sosok pemimpin yang dihormati. "Atas nama Pemerintah dan seluruh rakyat Republik Indonesia, kami menghaturkan simpati dan belasungkawa tulus kepada Kerajaan Norwegia serta seluruh warganya atas kepergian Yang Mulia Raja Harald V," tulis Sugiono, seperti yang kemudian tersebar luas.

Indonesia Kirim Pesan Haru Raja Norwegia Wafat
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Sosok Raja Harald V, menurut Sugiono, akan selalu abadi dalam ingatan. Beliau dikenang atas kepemimpinannya yang bijaksana, kehangatan pribadinya, dedikasi tanpa henti, serta kerendahan hati yang patut dicontoh selama masa baktinya memimpin Norwegia. "Warisan kepemimpinannya akan terus menjadi inspirasi bagi generasi-generasi mendatang," imbuh Sugiono, menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan penghormatan mendalam dari bangsa Indonesia.

COLLABMEDIANET

Pengumuman resmi dari Istana Norwegia mengonfirmasi bahwa Raja Harald V menghembuskan napas terakhir pada 28 Agustus di usia 89 tahun. Beliau telah dirawat intensif di Rumah Sakit Nasional Oslo sejak 17 Agustus. Sebelumnya, Raja Harald V menjalani pengobatan kortison untuk mengatasi anemia hemolitik, sebuah kondisi darah yang memicu penumpukan cairan. Namun, kondisi kesehatannya memburuk drastis setelah terjangkit infeksi bakteri dalam aliran darahnya, seperti dilaporkan oleh televisi nasional NRK.

Sesuai konstitusi Norwegia, tak lama setelah wafatnya Raja Harald, Putra Mahkota Haakon segera naik takhta dan dinobatkan sebagai kepala negara baru, Raja Haakon VIII. Pada tanggal 1 September, dalam sebuah upacara khidmat di Parlemen Norwegia, Raja Haakon VIII secara resmi mengucapkan sumpah setia untuk menjunjung tinggi Konstitusi negara.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar