politicanews.id – Moskow melayangkan teguran keras kepada negara-negara Baltik, menuding mereka sedang "bermain api" dengan menyediakan wilayahnya untuk melancarkan serangan terhadap Rusia. Ancaman serius ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Mikhail Galuzin, yang memperingatkan konsekuensi berat atas tindakan tersebut.
Galuzin, dalam pernyataannya yang dikutip oleh kantor berita RIA Novosti, menegaskan bahwa Latvia, Lituania, dan Estonia, yang tunduk pada arahan NATO dan Uni Eropa, secara aktif memfasilitasi operasi permusuhan terhadap Rusia dalam konteks konflik Ukraina. Menurutnya, negara-negara Baltik sangat menyadari risiko besar yang mereka ambil.

Sebelumnya, diplomat senior Rusia itu telah mengingatkan bahwa keanggotaan Latvia di NATO tidak akan membebaskan negara itu dari dampak jika terbukti terlibat dalam serangan terhadap wilayah Rusia. Pekan lalu, Moskow juga mengklaim telah mengantongi bukti bahwa negara-negara Baltik, termasuk Latvia, menyediakan koridor udara bagi pesawat nirawak Ukraina yang menargetkan sasaran di teritori Rusia.

Related Post
Kendati demikian, negara-negara Baltik secara konsisten menepis semua tuduhan yang dilontarkan oleh Moskow. Mereka berulang kali menyangkal klaim Rusia terkait dukungan atau penyediaan fasilitas bagi serangan Ukraina dari wilayah mereka. Ketegangan di kawasan ini terus memanas seiring dengan saling tuding antara kedua belah pihak.










Tinggalkan komentar