Kategori: Politik

  • Cak Imin Sentil Ulama: Kok Ada yang Cuek Lingkungan?

    Cak Imin Sentil Ulama: Kok Ada yang Cuek Lingkungan?

    Politica News – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhaimin Iskandar, melontarkan sindiran pedas terhadap sejumlah ulama yang dinilai kurang peduli terhadap isu lingkungan hidup. Pernyataan ini disampaikan Cak Imin, sapaan akrabnya, dalam acara Pengukuhan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA-PMII) di Jakarta, Minggu (13/7/2025).

    Cak Imin mengungkapkan keheranannya atas pandangan sebagian ulama yang meremehkan pentingnya menjaga kelestarian alam. Ia bahkan mempertanyakan fenomena ini sebagai "tanda-tanda zaman". Sindiran ini muncul setelah ia mengapresiasi tausiah Menteri Agama Nasaruddin Umar yang justru menekankan pentingnya isu lingkungan.

     Cak Imin Sentil Ulama: Kok Ada yang Cuek Lingkungan?
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    "Luar biasa Pak Nasar ini, Pak Nasar ini menteri pemerintah, malah ngingatkan soal lingkungan hidup," ujar Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini. "Ada ulama yang malah menganggap lingkungan hidup enggak terlalu penting, Ini tanda-tanda zaman apa tanda-tanda zaman ini," sambungnya dengan nada heran.

    Cak Imin menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga lingkungan hidup. Ia seolah menyayangkan adanya perbedaan pandangan antara pemerintah dan sebagian ulama terkait isu krusial ini. "Yang pemerintah menganggap lingkungan hidup penting, yang ulama menganggap lingkungan hidup nggak penting," pungkasnya. Pernyataan ini memicu diskusi hangat di kalangan peserta Rakernas IKA-PMII dan berpotensi menjadi polemik di ruang publik.

  • 25 Jenderal TNI AD Naik Kelas! Siapa Saja?

    25 Jenderal TNI AD Naik Kelas! Siapa Saja?

    Politica News – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah meresmikan kenaikan pangkat bagi 25 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat (AD), menandai awal Juli 2025 dengan perubahan signifikan dalam jajaran kepemimpinan militer. Kenaikan pangkat ini merupakan bagian dari total 48 perwira TNI yang mendapat promosi.

    Acara laporan korps kenaikan pangkat dipimpin oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, pada Selasa (8/7/2025), mencerminkan pentingnya momen ini bagi institusi TNI.

    25 Jenderal TNI AD Naik Kelas! Siapa Saja?
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat Pati TNI AD di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, pada hari yang sama. Sebanyak 25 Pati melaporkan kenaikan pangkatnya kepada Maruli, menandakan perubahan signifikan dalam struktur kepemimpinan TNI AD.

    Dari 25 Pati TNI tersebut, satu perwira naik pangkat dari Mayjen TNI menjadi Letjen TNI, sebelas perwira lainnya naik pangkat dari Brigjen TNI menjadi Mayjen TNI, dan tiga belas perwira lainnya naik pangkat dari Kolonel menjadi Brigjen TNI. Kenaikan pangkat ini bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga amanah yang membawa tanggung jawab lebih besar.

    KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menekankan bahwa kenaikan pangkat ini adalah bentuk kepercayaan negara yang harus dijawab dengan kinerja dan dedikasi tinggi. Ia juga mengingatkan para perwira untuk terus belajar dan mengembangkan diri, bahkan dari bidang di luar militer, demi memperluas wawasan dan kemampuan dalam pengabdian kepada negara.

    "Jangan ragu untuk belajar dari bidang-bidang lain karena bisa dijadikan masukan untuk hari esok. Karena kita semua punya latar belakang berbeda-beda yang bisa dijadikan bekal untuk mengabdi ke depannya," ujar Maruli, seperti dikutip dari politicanews.id.

    Maruli juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kepercayaan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam setiap langkah. Dengan pangkat dan jabatan baru ini, para perwira diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan TNI AD, TNI, dan bangsa Indonesia.

    Berikut adalah daftar lengkap 25 Perwira TNI AD yang naik pangkat:

    1. Letjen TNI Rafael Granada Baay
    2. Mayjen TNI Sumartono, S.Sos
  • Horeg Bikin Gaduh? MUI Pusat Tegaskan Hukumnya!

    Horeg Bikin Gaduh? MUI Pusat Tegaskan Hukumnya!

    Politica News – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat angkat bicara terkait fatwa haram yang dikeluarkan MUI Jawa Timur (Jatim) terhadap fenomena "sound horeg". Fatwa ini muncul karena karakteristik sound horeg dinilai mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

    Ketua MUI Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, membenarkan adanya fatwa haram tersebut. "Sebenarnya MUI Jawa Timur yang sudah mengeluarkan fatwanya," ungkap Kiai Cholil, Minggu (13/7/2025), menegaskan bahwa MUI Pusat mendukung langkah yang diambil MUI Jatim.

     Horeg Bikin Gaduh? MUI Pusat Tegaskan Hukumnya!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Kiai Cholil menjelaskan lebih lanjut bahwa dasar dari fatwa haram ini adalah dampak negatif yang ditimbulkan oleh sound horeg. "Artinya ketika mengganggu orang lain, mengganggu orang lain itu tidak diperbolehkan," tegasnya. Gangguan yang dimaksud mencakup kebisingan yang berlebihan dan potensi konflik sosial akibat penggunaan sound system yang berlebihan.

    Sebelum mengeluarkan fatwa, MUI Jatim telah melakukan kajian mendalam dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk ahli musik. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa fatwa yang dikeluarkan memiliki dasar yang kuat dan komprehensif. Perlu diketahui, fatwa haram sound horeg ini bermula dari pembahasan masalah keagamaan (batsul masail) di Pondok Pesantren (Ponpes) Besuk, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

    Dengan dukungan dari MUI Pusat, fatwa haram sound horeg diharapkan dapat menjadi pedoman bagi masyarakat, khususnya di Jawa Timur, untuk lebih bijak dalam menggunakan sound system dan menjaga ketertiban umum.

  • Bansos Buat Judi? MUI: Coret! Ini Alasannya

    Bansos Buat Judi? MUI: Coret! Ini Alasannya

    Politica News – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah untuk mencoret nama penerima bantuan sosial (bansos) yang terbukti terlibat dalam praktik judi online. Keputusan ini dinilai tepat sasaran mengingat judi merupakan penyakit sosial yang bertentangan dengan hukum negara dan norma agama.

    Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Zainut Tauhid Sa’adi, mengungkapkan keprihatinannya atas laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang mengungkap ratusan ribu penerima bansos terindikasi terlibat judi online. "Dari 28,4 juta NIK penerima bansos, terdapat 571.410 NIK yang terindikasi sebagai penerima bansos sekaligus pemain judi online," ungkap Zainut seperti dikutip politicanews.id, Minggu (13/7/2025).

     Bansos Buat Judi? MUI: Coret! Ini Alasannya
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Zainut menegaskan bahwa dalam ajaran Islam, judi merupakan perbuatan haram yang dilarang keras. Ia mengutip firman Allah SWT dalam QS Al-Maidah [50] ayat 90 yang menjelaskan bahwa judi adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan yang harus dijauhi agar manusia meraih keberuntungan.

    "Dalam ayat tersebut, Allah SWT menyampaikan bahwa judi merupakan salah satu perbuatan yang keji dan termasuk perbuatan setan. Allah SWT juga memberikan perintah kepada kita semuanya untuk menjauhi perbuatan tersebut," jelas Zainut. Dengan demikian, MUI mendukung penuh upaya pemerintah untuk membersihkan daftar penerima bansos dari mereka yang menyalahgunakan bantuan tersebut untuk kegiatan yang merusak moral dan melanggar hukum.

  • Anies Ungkap Peta Dunia & Nasib RI di Rapimnas Gerakan Rakyat

    Anies Ungkap Peta Dunia & Nasib RI di Rapimnas Gerakan Rakyat

    Politica News – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjadi sorotan utama dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Organisasi Gerakan Rakyat yang digelar di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (13/7/2025). Kehadirannya sebagai keynote speaker mengundang antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir dari berbagai penjuru Indonesia.

    Dalam pidatonya, Anies mengangkat isu krusial mengenai ‘Geopolitik Global dan Masa Depan Indonesia’. Analisis mendalamnya mengenai dinamika geopolitik global dan implikasinya terhadap Indonesia menjadi daya tarik utama acara tersebut. Para kader Gerakan Rakyat pun tak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengabadikan momen bersama tokoh yang dianggap inspiratif ini.

    Anies Ungkap Peta Dunia & Nasib RI di Rapimnas Gerakan Rakyat
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Acara Rapimnas Gerakan Rakyat dibuka secara simbolis dengan pemukulan kentongan oleh Anies Baswedan bersama Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, dan jajaran pengurus lainnya. Sahrin Hamid dalam sambutannya menekankan bahwa Rapimnas ini merupakan momentum bersejarah bagi organisasi. "Ini adalah pertemuan pertama kali kita yang selama ini kita berkoordinasi, berkonsolidasi melalui konsolidasi secara online," ujarnya, menandakan pentingnya konsolidasi tatap muka setelah sebelumnya lebih banyak dilakukan secara daring.

    Rapimnas ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi Gerakan Rakyat untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam menghadapi tantangan geopolitik global dan berkontribusi positif bagi masa depan Indonesia.

  • Headline: TNI Gempar! 48 Perwira Tinggi Resmi Naik Pangkat, Ada Apa?

    Headline: TNI Gempar! 48 Perwira Tinggi Resmi Naik Pangkat, Ada Apa?

    Politica News – Gelombang promosi jabatan kembali mengguncang tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sebanyak 48 perwira tinggi (Pati) dari berbagai matra resmi menyandang pangkat baru, membawa angin segar perubahan dan harapan baru di tubuh organisasi. Acara laporan korps kenaikan pangkat dipimpin langsung oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, mewakili Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, di Markas Besar TNI, Cilangkap, pada Selasa (8/7/2025).

    Kenaikan pangkat ini bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar yang menuntut kinerja optimal dan adaptasi terhadap dinamika lingkungan strategis yang terus berubah. Hal ini ditegaskan oleh para kepala staf angkatan dalam acara laporan korps di masing-masing matra.

    Headline: TNI Gempar! 48 Perwira Tinggi Resmi Naik Pangkat, Ada Apa?
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Di jajaran TNI Angkatan Laut (AL), Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menerima laporan kenaikan pangkat lima Perwira Menengah (Pamen) menjadi bintang satu. KSAL menekankan bahwa kenaikan pangkat ini adalah bentuk kepercayaan pimpinan TNI atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan. Beliau juga berpesan agar amanah ini dijawab dengan kinerja terbaik dalam pengabdian kepada TNI AL, TNI, dan negara.

    Tak hanya menerima laporan kenaikan pangkat, KSAL juga melepas sejumlah Pati Purnawirawan TNI AL, menyampaikan apresiasi atas pengabdian mereka selama bertugas, dan berharap agar para purnawirawan tetap berkontribusi melalui saran dan masukan untuk kemajuan TNI AL.

    Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menerima laporan kenaikan pangkat 25 Pati TNI AD di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad). Dalam arahannya, KSAD mengingatkan bahwa kenaikan pangkat adalah kepercayaan dan tanggung jawab yang lebih besar dari negara. Ia mendorong para perwira untuk terus belajar dan memperluas wawasan, serta menanamkan nilai-nilai kepercayaan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam setiap langkah.

    Di Angkatan Udara (AU), Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menerima laporan kenaikan pangkat 18 Pati TNI AU. KSAU menekankan bahwa kenaikan pangkat adalah bentuk kepercayaan dan penghargaan atas dedikasi dan integritas, serta membawa konsekuensi tanggung jawab yang lebih besar dalam mendukung tugas-tugas strategis pertahanan udara nasional.

    KSAU juga menyampaikan lima fokus utama TNI AU saat ini, termasuk pembaruan piranti lunak, pengembangan alpalhankam, pengembangan organisasi, peningkatan profesionalisme SDM, dan dukungan terhadap program-program pemerintah, termasuk ketahanan pangan.

    Berikut adalah daftar lengkap 5 Pati TNI AL yang naik pangkat:

    1. Laksma TNI Rahmadi Subagya, S.E., M.M.a., M.Han. yang menjabat sebagai Aslog Pangkoarmada RI,
    2. Laksma TNI Musleh Yadi, S.E., M.Tr.opsla. yang menjabat sebagai Dankolat Koarmada RI,

    (Daftar lengkap 48 perwira TNI yang naik pangkat dapat dilihat di politicanews.id)

  • 13 Kolonel TNI AD Naik Pangkat! Inilah Daftar Lengkapnya

    13 Kolonel TNI AD Naik Pangkat! Inilah Daftar Lengkapnya

    Politica News – Jakarta, gemerlap bintang baru menghiasi pundak 13 perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Selasa (8/7/2025), Mabesad menjadi saksi bisu momen bersejarah tersebut. Dalam sebuah upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi (Pati) TNI AD, 13 Kolonel TNI AD resmi menyandang pangkat Brigjen TNI. Suasana khidmat terpancar dari wajah para perwira yang baru saja menerima kenaikan pangkat, di hadapan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

    Bukan hanya 13 Kolonel yang berbahagia. Sebanyak 25 Perwira Menengah (Pamen) dan Perwira Tinggi (Pati) mengalami kenaikan pangkat. Namun, naiknya 13 Kolonel menjadi Brigjen TNI menjadi sorotan utama. Kenaikan pangkat ini menandai sebuah tonggak penting dalam karier mereka, sekaligus menunjukkan kepercayaan negara atas dedikasi dan pengabdian mereka selama ini.

    13 Kolonel TNI AD Naik Pangkat! Inilah Daftar Lengkapnya
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Brigjen TNI, pangkat perwira tinggi terendah, kini menjadi pangkat baru bagi 13 perwira tersebut. Mereka kini berada di jenjang karier yang lebih tinggi, dengan tanggung jawab dan tantangan yang semakin besar. Pangkat ini berada di atas Kolonel dan di bawah Mayor Jenderal (Mayjen).

    Dalam arahannya, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengingatkan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan semata. Lebih dari itu, ini adalah amanah dan tanggung jawab yang lebih besar dari negara. Beliau menekankan pentingnya terus belajar dan memperluas wawasan, bahkan dari bidang di luar militer, untuk meningkatkan kualitas pengabdian mereka kepada bangsa dan negara. Pesan ini menunjukkan harapan besar KSAD terhadap para perwira yang baru saja naik pangkat. Mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi kemajuan TNI AD.

    Berikut daftar lengkap 13 Kolonel TNI AD yang resmi menyandang pangkat Brigjen TNI (Daftar nama dihilangkan karena data tidak tersedia di berita sumber):

    (Catatan: Daftar nama Brigjen TNI yang dipromosikan tidak disertakan karena informasi tersebut tidak terdapat dalam teks berita sumber. Untuk melengkapi artikel, informasi tersebut perlu dicari dari sumber lain yang terpercaya.)

  • Jokowi Sehat, Pulang Liburan Bareng Cucu!

    Jokowi Sehat, Pulang Liburan Bareng Cucu!

    Politica News – Kembalinya Presiden Jokowi ke Solo Sabtu petang (12/7/2025) menandai berakhirnya liburan keluarga yang menyegarkan. Usai menghabiskan waktu lebih dari dua pekan bersama para cucu tercinta, mantan orang nomor satu di Indonesia itu tampak lebih bugar dan sehat. Kedatangannya di kediaman Sumber, Banjarsari, disambut hangat oleh masyarakat dan awak media. Senyum ramah terpancar dari wajah Jokowi sembari melambaikan tangan dan berfoto bersama warga yang tengah berkunjung.

    Ajudan Presiden Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, mengungkap detail kegiatan selama liburan. Bukan sekadar bersantai, Jokowi aktif berinteraksi dengan cucu-cucunya. Aktivitas seru seperti bermain pasir di pantai, menerbangkan layang-layang, hingga petualangan menaiki ATV menjadi pengisi hari-hari liburan keluarga. Momen makan siang dan makan malam bersama pun tak ketinggalan, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan. "Hari-hari bersama keluarga, suasananya memang suasana liburan," ungkap Syarif.

    Jokowi Sehat, Pulang Liburan Bareng Cucu!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Kabar baik juga datang dari kondisi kesehatan Jokowi. Sebelumnya sempat beredar kabar mengenai penyakit kulit yang dideritanya. Namun, Ajudan menegaskan bahwa hal tersebut hanyalah alergi ringan dan kini telah pulih. Liburan bersama keluarga dan suasana yang tenang tampaknya telah memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesegaran mantan presiden. Kembalinya Jokowi ke Solo bukan sekadar kepulangan dari liburan, melainkan juga simbol pemulihan kesehatan dan semangat baru.

  • KPK Vs. Hak Azasi Tersangka Korupsi: DPR Bereaksi!

    KPK Vs. Hak Azasi Tersangka Korupsi: DPR Bereaksi!

    Politica News – Rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melarang tersangka korupsi mengenakan masker memantik reaksi keras dari DPR. Anggota Komisi III DPR, Soedeson Tandra, memperingatkan KPK agar tak gegabah membuat aturan yang berpotensi merampas hak asasi warga negara, termasuk tersangka korupsi. Menurutnya, aturan seputar hak warga negara hanya bisa diatur dalam Undang-Undang, bukan peraturan internal lembaga.

    "Ini masalah serius," tegas Tandra dalam keterangannya Sabtu (12/7/2025). "KPK perlu berhati-hati. Aturan yang menyangkut hak dasar warga negara, termasuk tersangka, harus berlandaskan UU, bukan peraturan lembaga. Merampas hak warga negara hanya boleh berdasarkan undang-undang, bukan peraturan di bawahnya."

    KPK Vs. Hak Azasi Tersangka Korupsi: DPR Bereaksi!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Tandra mempertanyakan dasar hukum larangan tersebut. Ia menekankan bahwa peraturan KPK bersifat turunan dari undang-undang organik. "Pertanyaannya, dasar hukum larangan pakai masker bagi tersangka korupsi itu apa? KPK harus bisa menjelaskan secara gamblang," tegasnya. Ia menyarankan KPK untuk menunggu terbitnya Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru agar aturan internalnya tidak bertentangan dengan payung hukum yang lebih tinggi. Sikap DPR ini mengindikasikan potensi konflik antara KPK dan legislatif terkait penegakan hukum dan hak asasi manusia. Perdebatan ini pun menjadi sorotan publik, mengingat sensitivitas isu hak asasi dan proses hukum di Indonesia.

  • Elite Pesta Jabatan, Anak Muda Susah Kerja?

    Elite Pesta Jabatan, Anak Muda Susah Kerja?

    Politica News – Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Guntur Romli, melontarkan kritik tajam terkait maraknya Wakil Menteri (Wamen) yang juga menjabat sebagai komisaris di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia melihat fenomena ini sebagai potensi pemicu kecemburuan sosial di tengah gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang melanda berbagai sektor. "Bayangkan, masyarakat berjuang menghadapi PHK, sementara elite justru menikmati pesta jabatan dan tambahan penghasilan," ujarnya dengan nada prihatin, Sabtu (12/7/2025).

    Guntur mempertanyakan etika dan efektivitas sistem yang memungkinkan Wamen merangkap jabatan. Menurutnya, gaji Wamen yang berasal dari APBN, ditambah lagi pendapatan sebagai komisaris BUMN, merupakan bentuk "pesta pora" di tengah kesulitan ekonomi yang dialami banyak warga. "Mereka sudah mendapat penghasilan sebagai Wamen, lalu diberi lagi posisi komisaris yang kerjanya tidak jelas, dan menghasilkan pendapatan tambahan. Semua uang itu kan dari uang rakyat," tegasnya.

    Elite Pesta Jabatan, Anak Muda Susah Kerja?
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Ia menekankan betapa ironisnya situasi ini, di mana banyak anak muda dan profesional kesulitan mencari pekerjaan, sementara elite pemerintahan justru menikmati kelimpahan jabatan dan pendapatan. "Anak muda susah cari kerja, sementara elite berpesta pora. Ini bukan hanya soal etika, tapi juga soal keadilan sosial," sambung Guntur. Lebih lanjut, ia menyoroti potensi pelanggaran aturan dan prinsip manajemen profesional dengan adanya rangkap jabatan tersebut. "Belum lagi soal kepatuhan pada aturan dan prinsip profesionalisme, rangkap jabatan ini jelas bermasalah," pungkasnya. Kritik Guntur ini menjadi sorotan tajam terhadap praktik yang dianggapnya tidak adil dan berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.