RIBuan Haji Palembang Kembali Ada Kabar Duka

RIBuan Haji Palembang Kembali Ada Kabar Duka

politicanews.id – Lebih dari tiga ribu jemaah haji asal Sumatera Selatan dan Bangka Belitung kini telah menginjakkan kaki kembali di tanah air. Sebanyak 3.101 jemaah dari Debarkasi Palembang telah berhasil dipulangkan hingga kedatangan kelompok terbang (kloter) ketujuh pada Kamis lalu. Kepulangan ini menandai berakhirnya sebagian perjalanan spiritual mereka di Tanah Suci.

Haris Alkawarizmi selaku Kasubbag Humas PPIH Debarkasi Palembang menjelaskan, dari total jemaah yang tiba, 2.657 di antaranya berasal dari Sumatera Selatan, sementara 444 lainnya merupakan warga Bangka Belitung. Proses pemulangan dalam dua hari terakhir memang difokuskan untuk para jemaah dari Bangka Belitung.

RIBuan Haji Palembang Kembali Ada Kabar Duka
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Kloter ketujuh yang tiba di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pada Kamis siang, langsung melanjutkan penerbangan domestik menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang pada hari yang sama. Prosedur serupa juga diterapkan bagi jemaah kloter kedelapan asal Bangka Belitung yang mendarat di Palembang pada Jumat sore. "Dua hari ini memang khusus kloter tujuh dan delapan asal Babel. Begitu tiba di Palembang, mereka langsung terbang lagi ke Pangkalpinang," terang Haris.

COLLABMEDIANET

Setelah rampung memulangkan jemaah dari Bangka Belitung, PPIH Debarkasi Palembang kini bersiap menyambut kedatangan kloter selanjutnya yang dijadwalkan tiba pada Minggu siang. Seluruh petugas PPIH tetap siaga penuh untuk memastikan pelayanan terbaik bagi para jemaah di Asrama Haji Palembang. Koordinasi intensif juga terus dilakukan dengan pemerintah daerah kabupaten dan kota melalui Kemenag setempat guna menjamin ketersediaan transportasi yang memadai menuju daerah asal masing-masing.

Namun, di balik suka cita kepulangan, terselip pula kabar duka. Hingga kini, delapan jemaah haji dari Embarkasi Palembang dilaporkan meninggal dunia selama menunaikan ibadah di Arab Saudi. Tujuh di antaranya berasal dari Sumatera Selatan dan satu dari Bangka Belitung.

Selain itu, ada pula beberapa jemaah yang mendapatkan fasilitas tanazul, yakni pemulangan lebih awal dari jadwal kloter reguler. Kebijakan ini diberikan karena alasan kesehatan mendesak atau untuk memungkinkan mereka bergabung dengan kelompok terbang asalnya. "Ada yang dipulangkan lebih cepat karena alasan kesehatan dan ada juga yang bergabung dengan kloter awal mereka," pungkas Haris.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar