Mendagri Ungkap Peluang Emas Piala Dunia 2026

Mendagri Ungkap Peluang Emas Piala Dunia 2026

politicanews.id – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyerukan kepada seluruh pemerintah daerah untuk memanfaatkan euforia Piala Dunia 2026 sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Imbauan ini bukan sekadar ajakan, melainkan strategi jitu untuk mendongkrak pendapatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM sekaligus memberikan hiburan gratis bagi masyarakat.

Tito Karnavian, yang pernah merasakan langsung gegap gempita Piala Dunia saat bertugas di Papua, memahami betul betapa besarnya kecintaan publik Indonesia terhadap sepak bola. Menurutnya, ajang empat tahunan ini selalu menjadi magnet yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat dalam sebuah perayaan meriah. Antusiasme yang tinggi ini, lanjut Tito, adalah modal berharga yang harus dimaksimalkan.

Mendagri Ungkap Peluang Emas Piala Dunia 2026
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Potensi ekonomi yang muncul dari gelaran akbar ini tak bisa dipandang sebelah mata. Mulai dari produksi dan penjualan atribut tim favorit, jersey, hingga menjamurnya lapak kuliner di sekitar lokasi nonton bareng. Semua aktivitas ini secara langsung akan memutar roda perekonomian daerah, menciptakan peluang bagi para pelaku UMKM untuk meraup keuntungan signifikan.

COLLABMEDIANET

Dalam pernyataannya di Jakarta usai menerima kunjungan Direktur Utama TVRI Tb Fiki Chikara Satari, Mendagri menegaskan pihaknya akan menyampaikan instruksi ini ke seluruh penjuru daerah. Namun, ia mengingatkan bahwa setiap perayaan harus tetap berjalan dalam koridor keamanan dan ketertiban yang terjaga.

Apresiasi khusus juga disampaikan Mendagri kepada TVRI atas keberhasilannya mengamankan hak siar Piala Dunia 2026. Pencapaian ini disebut sebagai kesempatan emas bagi stasiun televisi milik negara itu untuk semakin memperkuat citra dan posisinya sebagai media utama di tengah masyarakat. Turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia itu dijadwalkan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar