politicanews.id – Institut Teknologi Sepuluh Nopember ITS kembali menggebrak dunia inovasi otomotif. Tim riset Nogogeni mereka siap meluncurkan dua mahakarya terbaru yang digadang-gadang akan mempertahankan supremasi di ajang Kontes Mobil Hemat Energi KMHE 2026. Bukan sekadar kendaraan biasa mobil-mobil ini dirancang untuk memecahkan rekor efisiensi dan mengukuhkan dominasi ITS.
Dua jagoan baru tersebut adalah Nogogeni XI EVO dan Nogogeni IX. Keduanya telah mengalami revolusi pada sistem penggerak bobot sasis konstruksi mesin hingga minimisasi gesekan demi meroketkan efisiensi. Peluncuran perdana kedua prototipe ini berlangsung di kampus ITS Surabaya Rabu lalu menandai era baru kendaraan hemat energi.

Hafiz Diandra Pratama General Manager Tim Nogogeni ITS menjelaskan bahwa setiap mobil dirancang dengan karakteristik unik dan fokus spesifik. Nogogeni XI EVO sebagai mobil urban elektrik difokuskan pada penyempurnaan sistem penggerak serta pengurangan bobot rangka secara signifikan. Sementara itu Nogogeni IX yang merupakan mobil urban berbahan bakar etanol menitikberatkan pada efisiensi mesin maksimal dan sistem penggerak yang lebih cerdas.

Related Post
"Kedua generasi terbaru Nogogeni ini menawarkan lompatan inovasi yang jauh melampaui pendahulunya" ujar Hafiz. "Baik dari konstruksi mesin sistem penggerak kendaraan maupun upaya meminimalkan gesekan di area krusial semuanya dirancang untuk meminimalkan kehilangan energi dan mencapai puncak efisiensi."
Persiapan menghadapi KMHE 2026 yang rencananya akan digelar di Universitas Jember pada akhir September atau awal Oktober 2026 terus digeber. Tim Nogogeni ITS menjalani serangkaian uji coba ketat dan evaluasi berkelanjutan. "Kami sangat optimis bisa kembali menjadi juara setelah serangkaian uji coba menunjukkan peningkatan efisiensi yang sangat signifikan dari tahun sebelumnya" tegas Hafiz penuh keyakinan.
Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan berbagai elemen. Tim Nogogeni ITS mendapatkan fasilitas Sirkuit Gelora Bung Tomo Surabaya untuk menguji kendaraan mereka. Dedy Zulhidayat Noor ST MT PhD Pembina Tim Nogogeni ITS menyebut akses ini krusial. "Mahasiswa dapat mengukur performa secara presisi memodifikasi rasio gigi serta mengevaluasi setiap aspek teknis sebelum berlaga di kompetisi sesungguhnya" ungkap dosen Departemen Teknik Mesin Industri ITS ini.
ITS sendiri memberikan dukungan penuh melalui ekosistem akademik yang kondusif serta suntikan dukungan material dan moral bagi para mahasiswa. Direktur Kemahasiswaan ITS Nur Syahroni ST MT PhD mengatakan dukungan ini bertujuan memacu potensi mahasiswa dan mempertahankan tradisi prestasi gemilang. "Kami ingin mahasiswa termotivasi untuk terus berkompetisi dan mengukir prestasi dari tahun ke tahun" kata dosen Departemen Teknik Kelautan ITS tersebut.
Lebih jauh ITS juga menjembatani pengembangan karir mahasiswa berprestasi dengan rekomendasi ke berbagai perusahaan mitra kampus. Ini memastikan pengalaman berharga di kompetisi dapat menjadi bekal emas untuk masa depan mereka. Setelah KMHE 2026 kedua mobil Nogogeni ini sudah membidik panggung global seperti Shell Eco-marathon SEM.








Tinggalkan komentar