politicanews.id – Bandara DEO Sorong Papua Barat Daya kini bersiap menyambut era baru penerbangan global. Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara UPBU DEO Sorong Asep Sukarjo menegaskan seluruh infrastruktur dan kelengkapan administrasi telah rampung demi melayani rute internasional reguler. Ini adalah langkah besar yang membuka gerbang Sorong ke kancah dunia.
Kesiapan ini bukan sekadar klaim. Pihak pengelola bandara telah menuntaskan segala hal terkait fasilitas dan dokumen yang diperlukan untuk operasional penerbangan lintas negara. Namun Asep menjelaskan pembukaan jalur penerbangan internasional reguler sepenuhnya menjadi otoritas maskapai. Mereka yang akan mengajukan usulan rute kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Meski belum memiliki jadwal penerbangan internasional reguler Bandara DEO Sorong telah membuktikan kapasitasnya. Beberapa penerbangan sewaan khusus dari dan menuju mancanegara sudah berhasil dilayani. Tercatat rute Darwin Australia ke Sorong dan sebaliknya telah beroperasi sebanyak tiga kali. Bahkan pada Desember tahun lalu Bandara DEO juga pernah menerima kedatangan pesawat dari Haneda Jepang.

Related Post
Pengalaman melayani penerbangan carter ini menjadi bukti nyata bahwa Bandara DEO telah memenuhi standar fasilitas dan administrasi yang dibutuhkan untuk menyambut pesawat dari luar negeri. Tidak mungkin penerbangan internasional bisa masuk jika kesiapan administratif belum terpenuhi.
UPBU DEO tidak memiliki hak untuk menentukan maskapai negara tujuan atau jadwal penerbangan internasional reguler. Peran mereka adalah memastikan seluruh prasarana dokumen dan layanan pendukung di bandara memenuhi ketentuan penerbangan global. Keputusan akhir mengenai rute internasional reguler sepenuhnya bergantung pada proposal serta pertimbangan operasional dan bisnis dari masing-masing penyelenggara penerbangan. Sorong kini menanti maskapai mana yang akan menjadi pionir untuk menghubungkan Papua Barat Daya dengan dunia.










Tinggalkan komentar