politicanews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi KPK terus mendalami skandal suap pengondisian hasil audit laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan Terbaru KPK memanggil tiga pejabat Badan Pemeriksa Keuangan BPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus yang mengguncang integritas lembaga auditor negara ini
Ketiga individu yang diperiksa di Gedung Merah Putih KPK Jakarta adalah Ranni Agriadi RAG Kepala Bidang Pemeriksaan Sumatera Utara I BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara Zulfikri ZFK pemeriksa pada Badan Perencanaan Evaluasi dan Kebijakan Pemeriksaan Keuangan Negara serta Budiman Sihaloho BDM Kepala Subdirektorat Pengelolaan Pemeriksaan V.I.1 BPK RI Mereka hadir memenuhi panggilan penyidik pada Kamis setelah serangkaian pemeriksaan saksi lain sebelumnya

Penyelidikan KPK ini merupakan kelanjutan dari rentetan pemeriksaan yang telah dilakukan Sejumlah nama penting dari BPK RI dan perwakilan daerah juga telah dimintai keterangan Pada Senin sebelumnya KPK memeriksa Etty Herawati Kepala Pusat Konsultasi Hukum dan Kepaniteraan Kerugian Negara BPK RI serta Binsar Karyanto Kepala BPK Perwakilan Provinsi Riau

Related Post
Sehari kemudian giliran Ayub Amali Direktur Pengelolaan Pemeriksaan V.I BPK RI dan Andri Yogama Kepala BPK Perwakilan Provinsi Aceh yang diperiksa Bahkan pada Rabu KPK juga memanggil Ahmad Luthfi H Rahmatullah Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah Puspaningtyas ASN BPK Lampung dan Nur Diana ASN BPK Bangka Belitung Salah satu saksi Kepala Pusat Analisis Kebijakan BPK RI Selvia Vivi Devianti sempat mangkir dan akan dijadwalkan ulang
Kasus ini berakar dari operasi tangkap tangan OTT KPK yang digelar pada tanggal 7 dan 8 Juni 2026 Saat itu KPK mengamankan sejumlah pihak termasuk Bupati Muara Enim Edison Tak lama berselang pada 9 Juni 2026 KPK menetapkan empat tersangka terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta penerimaan lainnya di lingkungan Pemkab Muara Enim tahun anggaran 2025 hingga 2026
Empat tersangka awal tersebut adalah Edison Bupati Muara Enim Abi Nurwardani Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim Cory Erin Hardi pegawai pemasaran PT Millenium Solusi Abadi dan Adi Triyadi keponakan Edison
Pengembangan kasus berlanjut dengan OTT kedua pada 10 Juni 2026 yang berhasil mengamankan seorang ASN BPK RI Esok harinya pada 11 Juni 2026 KPK kembali menetapkan lima tersangka baru Mereka terjerat dalam dugaan suap pengondisian hasil audit BPK terhadap Pemkab Muara Enim tahun anggaran 2025
Kelima tersangka tersebut meliputi kembali Edison dan Cory Erin Hardi ditambah Fika Nur Alawi Direktur PT Millenium Solusi Abadi Augusz Dewanggara pihak swasta serta Titin Rita Lestari ASN BPK RI Augusz disebut-sebut pernah menjadi staf ahli Anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi sementara Titin pernah menjabat Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatera Selatan
Keterlibatan Bobby Adhityo Rizaldi juga menjadi sorotan serius Kediamannya digeledah KPK pada tanggal 13 dan 14 Juli 2026 di mana sejumlah barang bukti elektronik berhasil disita Bobby kemudian diperiksa sebagai saksi oleh KPK pada 16 Juli 2026 menunjukkan bahwa penyelidikan terus merambat ke berbagai lapisan








Tinggalkan komentar