Penulis: Roestamar

  • Jokowi Apresiasi Usaha Peternak, Ekonomi Rakyat Terdongkrak!

    Jokowi Apresiasi Usaha Peternak, Ekonomi Rakyat Terdongkrak!

    Politica News – Kedaulatan pangan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berbuah manis bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) peternak. Singgih Januratmoko, Ketua Umum DPP Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia, menyatakan bahwa peningkatan kesejahteraan dan keadilan ekonomi di lapisan masyarakat terbawah merupakan dampak positif dari kebijakan pemerintah yang fokus pada penguatan UMKM peternak. Apresiasi tinggi pun dilayangkan Singgih kepada Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) atas kolaborasi eratnya dengan Pinsar. Kolaborasi ini dinilai sebagai ujung tombak pengawasan langsung di lapangan, menjaga keseimbangan ekosistem perunggasan nasional.

    Dukungan nyata pemerintah juga terlihat dari peran aktif Satgas Pangan Polri. "Mereka menjadi kekuatan penting dalam menjaga ekosistem sektor perunggasan nasional, khususnya subsektor perunggasan pedaging (broiler)," tegas Singgih, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VIII DPR, dalam keterangannya Minggu (6/7/2025). Kerja sama yang solid antara pemerintah, lembaga terkait, dan pelaku usaha di lapangan ini membuktikan komitmen nyata pemerintah dalam melindungi dan memberdayakan peternak rakyat. Hal ini bukan hanya sekadar wacana, namun telah berdampak riil pada peningkatan kesejahteraan para peternak di Indonesia. Langkah-langkah konkret ini diharapkan dapat terus berlanjut dan diperluas untuk sektor pertanian lainnya, guna mewujudkan kedaulatan pangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

    Jokowi Apresiasi Usaha Peternak, Ekonomi Rakyat Terdongkrak!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net
  • Skandal Akademik Guncang Perguruan Tinggi Indonesia!

    Skandal Akademik Guncang Perguruan Tinggi Indonesia!

    Politica News – Sebuah laporan terbaru, Research Integrity Risk Index (RI²), mengungkap fakta mengejutkan: sejumlah perguruan tinggi di Indonesia masuk zona merah, kategori risiko tinggi pelanggaran integritas riset. Bukan sekadar angka, ini gambaran nyata krisis moral yang menggerogoti jantung pendidikan tinggi negeri ini. Kejujuran, tanggung jawab, dan etika ilmiah seakan tergadaikan.

    Bayangkan, universitas—yang idealnya menara gading tempat ilmu pengetahuan berkembang bebas— kini terancam ambruk. Dari Universitas al-Qarawiyyin hingga universitas modern ala Humboldt, tradisi akademik selalu menjunjung tinggi kejujuran. Namun, di Indonesia, tekanan birokrasi dan ambisi peringkat dunia telah mengubah universitas menjadi korporasi simbolik. Dosen dan mahasiswa terbebani target publikasi, tanpa mempertimbangkan etika.

    Skandal Akademik Guncang Perguruan Tinggi Indonesia!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Akibatnya? Praktik curang merajalela. Pembelian artikel, publikasi di jurnal predator, fabrikasi data, plagiarisme, dan perebutan authorship yang tidak etis menjadi pemandangan biasa. Sistem pendidikan tinggi kita, secara administratif sah, namun secara moral rapuh. Ini adalah pabrik kepalsuan yang terselubung di balik citra akademik. Kita perlu segera bertindak sebelum kerusakan ini menjadi tak terobati. Pertanyaannya, bagaimana kita mengembalikan marwah pendidikan tinggi Indonesia?

  • Prabowo di Brasil: Sambutan Militer Meriah!

    Prabowo di Brasil: Sambutan Militer Meriah!

    Politica News – Rio de Janeiro menyaksikan kedatangan istimewa Presiden Prabowo Subianto! Sabtu pagi (5/7/2025), pukul 06.30 waktu setempat, Presiden Prabowo tiba di Air Base Galeao, disambut dengan upacara militer yang meriah. Suasana kenegaraan begitu terasa saat beliau menapaki karpet merah, diiringi dentuman terompet dan penghormatan pasukan kehormatan. Kunjungan kenegaraan ini sekaligus untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025.

    Kehadiran Presiden Prabowo tak hanya disambut hangat oleh rakyat Brasil, namun juga oleh para pejabat tinggi negara tersebut. Duta Besar Laudemar Goncalves de Aguiar Neto, Sekretaris Promosi Perdagangan, Sains, Teknologi, Inovasi, dan Budaya Kementerian Luar Negeri Brasil, serta Komandan Airforce Base Galeao Kolonel Marcell Barros de Paula turut menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu. Dari pihak Indonesia, Duta Besar RI di Brasilia Edi Yusup dan Atase Pertahanan KBRI Brasilia Kol Rizal Ashwam tampak hadir memberikan sambutan.

    Prabowo di Brasil: Sambutan Militer Meriah!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Usai prosesi penyambutan yang khidmat, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan menuju hotelnya. Beliau didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kunjungan ini diharapkan akan memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Brasil dan membuka peluang kerja sama di berbagai bidang. Kehadiran Presiden Prabowo di KTT BRICS 2025 juga akan menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam kancah internasional. Politicianews.id akan terus memantau perkembangan kunjungan kenegaraan ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca.

  • Hasil Fit & Proper Test Dubes: Rahasia Terungkap Sore Ini!

    Hasil Fit & Proper Test Dubes: Rahasia Terungkap Sore Ini!

    Politica News – Detik-detik penentuan! Komisi I DPR RI berjanji akan mengirimkan hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk sejumlah negara sahabat kepada pimpinan DPR pada Minggu sore, 6 Juli 2025. Informasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, di tengah hiruk pikuk proses seleksi yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (5/7/2025).

    Utut menjelaskan, setelah menyelesaikan rapat internal yang dijadwalkan Minggu sore, surat berisi hasil fit and proper test akan segera dikirimkan. "Besok sore rapat internal. Mudah-mudahan sebelum Maghrib, kita sudah bersurat ke Ketua DPR, Kepimpinan DPR," tegasnya. Proses selanjutnya akan melibatkan pimpinan DPR yang akan meneruskan surat tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Barulah kemudian, melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu), proses resmi pemberitahuan kepada negara-negara sahabat terkait penunjukan Dubes RI baru akan dimulai.

    Hasil Fit & Proper Test Dubes: Rahasia Terungkap Sore Ini!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Kecepatan proses ini menunjukkan urgensi pengisian posisi Dubes RI yang dinilai krusial bagi hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara tersebut. Publik pun kini menanti-nanti siapa saja yang terpilih menduduki posisi strategis tersebut dan bagaimana strategi diplomasi yang akan mereka usung ke depan. Sore ini, misteri akan terungkap.

  • Tes Ketat Calon Dubes RI: Siapa yang Lolos?

    Tes Ketat Calon Dubes RI: Siapa yang Lolos?

    Politica News – Suasana Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (5/7/2025) meriah namun tegang. Enam calon Duta Besar Republik Indonesia (Dubes) untuk negara sahabat menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di hadapan Komisi I DPR. Proses seleksi ketat ini menentukan siapa yang akan mewakili Indonesia di pentas internasional.

    Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menjelaskan proses tersebut dibagi dua sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 10.00 hingga 13.00 WIB, disusul sesi kedua pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. "Jadwalnya padat, dan prosesnya dilakukan secara teliti," ujar Utut. Informasi yang berhasil dihimpun politicanews.id menyebutkan bahwa proses yang sama akan berlangsung esok harinya.

    Tes Ketat Calon Dubes RI: Siapa yang Lolos?
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Dari pantauan politicanews.id, sejumlah calon Dubes telah hadir. Meskipun nama-nama lengkapnya belum diumumkan secara resmi oleh DPR, informasi yang beredar menyebutkan beberapa nama yang menarik perhatian publik. Diantaranya adalah Dwisuryo Indroyono Soesilo, yang dijagokan untuk menduduki posisi Dubes RI untuk Amerika Serikat. Kehadirannya menarik perhatian karena hubungan keluarga dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Nama-nama lain yang disebut-sebut turut mengikuti proses seleksi ini, namun identitas lengkapnya masih belum terkonfirmasi secara resmi.

    Proses fit and proper test ini bukan sekadar formalitas. Komisi I DPR akan melakukan penilaian yang komprehensif, meliputi kemampuan diplomasi, pemahaman politik internasional, serta integritas para kandidat. Hasilnya akan berpengaruh signifikan terhadap hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat di masa mendatang. Publik pun menantikan siapa yang akan terpilih dan bagaimana mereka akan menjalankan tugas negara yang berat ini. Pertarungan diplomasi sesungguhnya baru akan dimulai setelah pengumuman hasil seleksi ini.

  • Musim Kemarau Molor! Indonesia Masih Basah?

    Musim Kemarau Molor! Indonesia Masih Basah?

    Politica News – Indonesia masih bergulat dengan cuaca tak menentu. BMKG baru-baru ini mengumumkan fakta mengejutkan: hingga awal Juli 2025, baru 30% wilayah Indonesia yang resmi memasuki musim kemarau. Kondisi ini, menurut Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, dipengaruhi oleh curah hujan yang masih di atas normal, terutama di selatan Indonesia, meliputi Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

    "Data kami menunjukkan baru sekitar 30% wilayah Indonesia yang memasuki musim kemarau," ungkap Eko dalam keterangan resminya, Sabtu (5/7/2025). Ia menambahkan bahwa sebagian besar wilayah masih dalam fase transisi, dengan kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil. Bayangan kemarau panjang yang biasanya melanda negeri ini seakan tertunda.

    Musim Kemarau Molor! Indonesia Masih Basah?
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Penyebabnya? Curah hujan yang lebih tinggi dari biasanya selama April hingga Juni 2025. Fenomena ini, menurut Eko, mengakibatkan pergeseran musim kemarau yang biasanya lebih awal. Lebih lanjut, ia memprediksi musim hujan akan berlanjut hingga Oktober 2025. Artinya, musim kemarau tahun ini diprediksi lebih pendek dan tidak merata di seluruh wilayah Indonesia.

    Kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan besar bagi berbagai sektor, mulai dari pertanian hingga perencanaan infrastruktur. Ketidakpastian iklim yang semakin nyata ini menuntut kesiapsiagaan ekstra dari pemerintah dan masyarakat. Apakah ini pertanda perubahan iklim yang semakin ekstrem? Pertanyaan ini masih memerlukan kajian lebih mendalam. Yang pasti, perubahan iklim telah dan akan terus memberikan tantangan bagi Indonesia. Kita perlu beradaptasi dan mempersiapkan diri menghadapi ketidakpastian cuaca yang semakin kompleks.

  • Kejutan Mutasi Kejagung: Jabatan Kajari Jadetabek Berganti!

    Kejutan Mutasi Kejagung: Jabatan Kajari Jadetabek Berganti!

    Politica News – Kejutan melanda Kejaksaan Negeri (Kejari) di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek). Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi merombak sejumlah posisi strategis, termasuk Kepala Kejari (Kajari) di wilayah tersebut. Informasi ini terungkap dalam Keputusan Jaksa Agung ST Burhanuddin Nomor 353 Tahun 2025 tertanggal 4 Juli 2025. Keputusan tersebut mengatur pemberhentian dan pengangkatan pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan RI. Lebih dari 300 jaksa mengalami rotasi dan mutasi dalam perombakan besar-besaran ini, mencakup Kejati dan Kejari di seluruh Indonesia.

    Perubahan signifikan terlihat di Kejari Jakarta Selatan. Haryoko Ari Prabowo, yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari, kini dipromosikan menjadi Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Posisinya digantikan oleh Iwan Catur Karyawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara.

    Kejutan Mutasi Kejagung: Jabatan Kajari Jadetabek Berganti!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Sementara itu, kursi Kajari Jakarta Timur kini diduduki oleh Dedy Priyo Handoyo. Sebelum menduduki posisi tersebut, Dedy menjabat sebagai Kepala Bagian Pengembangan Pegawai pada Biro Kepegawaian Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung.

    Mutasi ini tentu menimbulkan spekulasi dan pertanyaan di kalangan publik. Apakah perombakan ini bagian dari strategi Kejagung untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas penegakan hukum? Ataukah ada pertimbangan lain di balik keputusan ini? Publik menantikan penjelasan lebih lanjut dari Kejagung terkait alasan di balik rotasi dan mutasi besar-besaran ini. Langkah Kejagung ini menjadi sorotan dan akan terus dipantau perkembangannya oleh berbagai pihak, termasuk pengamat hukum dan masyarakat luas. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum.

  • Resep Ampuh Atasi Kemiskinan? Bupati Minta Bantuan!

    Resep Ampuh Atasi Kemiskinan? Bupati Minta Bantuan!

    Politica News – Kunjungan dua kepala daerah ke Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) pekan lalu menyita perhatian. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dan Bupati Bombana, Burhanuddin Anwar, kompak meminta solusi atas masalah kemiskinan yang membelit daerahnya. Pertemuan dengan Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, Jumat (4/7/2025), mengungkapkan dilema unik di balik angka kemiskinan yang tinggi.

    Indramayu, lumbung padi Jawa Barat yang kaya akan sumber daya perikanan dan gas, justru mencatat angka kemiskinan tertinggi di provinsi tersebut. Ironisnya, menurut Lucky Hakim, bukan kekurangan sumber daya yang menjadi masalah utama. "Mentalitas dan budaya menjadi penghambat," tegasnya. Konsumerisme dan pesta pora yang berlebihan, dibarengi kebiasaan pengeluaran di atas pendapatan, menjerat banyak warga Indramayu dalam lingkaran utang berbunga tinggi. Parahnya lagi, walau Rp2 miliar per hari mengalir ke Indramayu dari TKI di luar negeri, kebiasaan ini membuat mereka sulit menabung.

    Resep Ampuh Atasi Kemiskinan? Bupati Minta Bantuan!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Senada dengan itu, Bupati Bombana, Burhanuddin Anwar, mengungkapkan tantangan kemiskinan ekstrem di wilayahnya yang mencapai 11%, melebihi rata-rata nasional. Ia menyoroti ketergantungan pada bantuan sosial yang justru menciptakan rasa nyaman dan menghambat inisiatif produktif masyarakat.

    Budiman Sudjatmiko, Kepala BP Taskin, menilai kemiskinan di Indramayu sebagai bentuk "kemiskinan kultural". Kebiasaan, nilai, dan mentalitas masyarakat, menurutnya, menjadi penghambat utama kemajuan ekonomi. Pertemuan ini pun tak hanya sekedar curhat, melainkan diharapkan menjadi titik awal kolaborasi dalam merumuskan strategi jitu untuk mengatasi akar permasalahan kemiskinan di kedua daerah tersebut. Langkah konkret apa yang akan diambil BP Taskin untuk membantu Indramayu dan Bombana? Kita tunggu kabar selanjutnya.

  • Prabowo Puji Sigit: Bukti Nyata Polri Dekat Rakyat?

    Prabowo Puji Sigit: Bukti Nyata Polri Dekat Rakyat?

    Politica News – Pujian Presiden Prabowo Subianto terhadap kinerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam HUT Bhayangkara ke-79 menimbulka gema positif. Mardiansyah Semar, Ketua Umum Rampai Nusantara, menganggap pujian tersebut sebagai bukti nyata keberhasilan Jenderal Sigit mendekatkan institusi Polri kepada masyarakat. Semar menilai pernyataan Prabowo merefleksikan dampak positif kepemimpinan Sigit yang langsung dirasakan publik.

    "Pernyataan Pak Prabowo menunjukkan kepemimpinan Jenderal Sigit benar-benar terasa di masyarakat," ujar Semar dalam keterangannya, Jumat (4/7/2025). Ia menambahkan bahwa Polri di bawah kepemimpinan Sigit telah menjelma menjadi "polisi rakyat" yang responsif, humanis, dan proaktif mendukung program pemerintah, termasuk program ketahanan pangan dan Makan Bergizi Gratis.

    Prabowo Puji Sigit: Bukti Nyata Polri Dekat Rakyat?
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Semar mengakui adanya transformasi signifikan di tubuh Polri sejak Jenderal Sigit menjabat. Reformasi internal, modernisasi layanan, serta pendekatan yang lebih terbuka dan berbasis digital kepada masyarakat, menjadi bukti nyata perubahan tersebut. "Harus diakui, banyak perubahan positif yang telah dilakukan," tegasnya. Dengan demikian, pujian Prabowo bukan sekadar sanjungan, melainkan cerminan kinerja nyata Polri yang semakin dekat dan bermanfaat bagi rakyat.

  • Jokowi Bakal Pilih Siapa? Kursi Wakapolri Lowong!

    Jokowi Bakal Pilih Siapa? Kursi Wakapolri Lowong!

    Politica News – Jabatan Wakapolri kini kosong setelah Komjen Pol Ahmad Dofiri memasuki masa pensiun. Kepergian Dofiri, lulusan Akpol 1989, membuka spekulasi siapa yang akan menduduki posisi strategis tersebut. Anggota Komisi III DPR, Rudianto Lallo, mengungkapkan kemungkinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Akpol 1991) akan kembali memilih perwira tinggi lulusan Akpol yang lebih senior darinya. "Biasanya, Kapolri memilih figur yang lebih senior. Pak Dofiri saja lebih senior dari Pak Kapolri. Jadi, kemungkinan besar pilihan akan jatuh pada perwira tinggi yang paling senior," ujar Rudianto dalam keterangannya, Jumat (4/7/2025).

    Namun, Rudianto enggan berspekulasi lebih jauh mengenai nama-nama calon kuat pengganti Dofiri. Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Kapolri dan Presiden. "Saya tak mau menebak-nebak nama. Yang berwenang menentukan adalah Kapolri dan Presiden," tegasnya. Legislator dari Fraksi NasDem ini yakin, Kapolri akan memilih figur terbaik yang mampu menjadi tandem yang efektif. "Wakapolri adalah tangan kanan Kapolri, jadi harus sejalan visi dan misinya, dan yang terpenting, mampu menjalankan arahan Presiden," jelasnya.

    Jokowi Bakal Pilih Siapa? Kursi Wakapolri Lowong!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Posisi Wakapolri memang krusial. Jabatan ini membutuhkan sosok yang berpengalaman dan mampu menjalankan tugas-tugas kepolisian secara efektif dan efisien, sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang kuat antara Kapolri dan Presiden. Siapapun yang terpilih, tantangan besar menanti di depan mata. Publik pun menantikan keputusan final dari Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Siapakah yang akan dipilih untuk mengisi kekosongan kursi Wakapolri ini? Pertanyaan ini masih menjadi teka-teki yang menarik untuk diungkap.