Waspada Data Pribadi Anda Terancam Bahaya

Waspada Data Pribadi Anda Terancam Bahaya

politicanews.id – Kebiasaan membagikan momen keseharian di media sosial kini menjadi pisau bermata dua yang sangat berbahaya bagi keamanan privasi Anda. Tanpa disadari banyak pengguna internet justru sedang membuka pintu lebar bagi para pelaku kejahatan siber untuk mencuri identitas mereka. Sebuah survei terbaru mengungkap fakta mengejutkan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia masih sangat ceroboh dalam mengumbar informasi sensitif di ruang digital.

Berdasarkan data Indeks Literasi Digital ditemukan bahwa lebih dari 61 persen responden dengan sengaja mencantumkan nomor ponsel pribadi mereka di profil media sosial. Tak hanya itu sekitar 58 persen pengguna juga memamerkan tanggal lahir mereka secara terbuka. Padahal menurut Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi informasi-informasi tersebut masuk dalam kategori data yang wajib dijaga ketat agar tidak disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Waspada Data Pribadi Anda Terancam Bahaya
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Berikut adalah daftar informasi krusial yang wajib Anda sembunyikan dari jangkauan publik demi menghindari kerugian fatal

COLLABMEDIANET

Pertama adalah dokumen identitas resmi seperti foto KTP Kartu Keluarga paspor hingga SIM. Mengunggah dokumen ini ke internet sama saja dengan memberikan kunci rumah kepada pencuri. Kementerian Komunikasi dan Digital telah memperingatkan bahwa penyebaran NIK dan data kependudukan secara bebas dapat memicu berbagai tindak kriminalitas yang sulit dikendalikan.

Kedua adalah detail kontak dan tempat tinggal. Banyak orang merasa tidak masalah membagikan nomor telepon atau alamat rumah namun hal ini justru memudahkan penipu untuk melakukan teror atau melacak keberadaan fisik Anda. Data menunjukkan hampir 39 persen orang masih melakukan kesalahan fatal ini dengan mencantumkan alamat rumah di platform sosial.

Ketiga adalah segala bentuk akses keuangan termasuk nomor rekening kartu kredit hingga kode rahasia seperti OTP. Jangan pernah sekalipun memberikan kode One Time Password kepada siapa pun termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas bank. Kerugian akibat penipuan berbasis media sosial secara global telah mencapai angka yang sangat fantastis dan terus meningkat setiap tahunnya.

Keempat adalah fitur lokasi secara langsung atau real time. Membagikan posisi Anda saat ini secara terus-menerus dapat memberikan pola aktivitas harian Anda kepada orang asing. Hal ini sangat berisiko memicu tindak kriminalitas fisik karena orang tidak dikenal dapat mengetahui kapan Anda berada di rumah atau di mana Anda bekerja.

Kelima adalah informasi mengenai tanggal lahir dan silsilah keluarga. Meskipun terlihat sepele namun kombinasi antara tanggal lahir nama orang tua dan nama anggota keluarga dapat digunakan oleh peretas untuk memalsukan profil identitas Anda secara utuh. Semakin sedikit informasi pribadi yang Anda sebar maka semakin sulit bagi pelaku kejahatan untuk membangun profil digital Anda guna melakukan penipuan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar