politicanews.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan mengejutkan terkait konflik berkepanjangan dengan Teheran. Trump mengklaim bahwa Iran kini berada di ambang menyerah terhadap ambisi mereka dalam mengembangkan senjata nuklir. Pernyataan ini menjadi poin krusial di tengah ketegangan yang telah berlangsung selama delapan bulan terakhir.
Dalam keterangannya saat menuju sebuah rapat umum di Ohio, Trump menyoroti kegagalan pemerintahan Joe Biden dalam menangani ancaman nuklir tersebut. Menurutnya, langkah tegas pemerintahannya telah membawa perubahan signifikan, termasuk dalam menstabilkan harga minyak dunia. Trump menyebut harga minyak saat ini jauh lebih murah dibandingkan saat era kepemimpinan Biden, terutama setelah sempat terjadi lonjakan akibat serangan Israel dan AS terhadap Iran pada akhir Februari lalu.

Namun, klaim sepihak dari Washington ini berbanding terbalik dengan sikap resmi Teheran. Selama ini, Iran selalu membantah keras tuduhan bahwa mereka sedang mengincar senjata pemusnah massal. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, secara tegas menyatakan bahwa pengembangan senjata nuklir bertentangan dengan ajaran agama mereka.

Related Post
Meski sempat menawarkan pengurangan kadar uranium yang diawasi secara internasional, Iran tetap pada pendiriannya. Teheran menegaskan tidak akan memberikan konsesi atau mengorbankan program nuklir mereka sebelum Amerika Serikat mencabut seluruh sanksi ekonomi yang mencekik negara tersebut. Ketegangan antara klaim keberhasilan diplomasi AS dan keteguhan prinsip Iran ini kini menjadi pusat perhatian dunia.








Tinggalkan komentar