politicanews.id – Ekonom terkemuka menyoroti pentingnya penguatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional DTSEN sebagai fondasi utama penyaluran bantuan sosial yang efektif. Langkah ini diyakini mampu memastikan bantuan sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan.
Direktur Eksekutif Indef Esther Sri Astuti menjelaskan bahwa sistem data terpadu ini krusial untuk meminimalisir dua jenis kesalahan fatal. Pertama inclusion error yaitu ketika individu berkecukupan namun tidak berhak justru menerima bantuan. Kedua exclusion error di mana warga miskin yang seharusnya menerima justru terlewat dari daftar penerima.

Menurut Esther DTSEN berfungsi sebagai pusat data tunggal yang mengintegrasikan informasi dari berbagai kementerian lembaga hingga Badan Pusat Statistik BPS. Konsolidasi data ini memungkinkan pemerintah merancang kebijakan perlindungan sosial yang lebih konsisten dan akurat. Selain itu efisiensi anggaran negara juga akan meningkat drastis. Data terintegrasi mencegah duplikasi penerima mengurangi tumpang tindih program dan menutup celah kebocoran dana.

Related Post
Pembaruan data secara berkala setiap tiga bulan menjadi kunci vital dalam menjaga validitas DTSEN. Ini memastikan peringkat kesejahteraan masyarakat selalu relevan dengan kondisi terkini. Esther juga menekankan pentingnya interoperabilitas antarinstansi yang didukung infrastruktur digital pemerintah demi kelancaran sistem.
Di sisi lain Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti turut memberikan penjelasan mengenai konsep desil dalam DTSEN. Desil bukan ukuran tunggal kondisi ekonomi keluarga melainkan gambaran posisi relatif dalam pemeringkatan kesejahteraan.
Amalia menegaskan desil menunjukkan posisi suatu keluarga dibandingkan keluarga lain berdasarkan beragam karakteristik sosial ekonomi. Sebagai contoh keluarga di desil 3 berarti berada di kelompok ketiga dari sepuluh kelompok dalam skala kesejahteraan relatif. Penting untuk diingat bahwa keluarga dalam desil yang sama belum tentu memiliki pendapatan pengeluaran atau kondisi sosial ekonomi identik.










Tinggalkan komentar