politicanews.id – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tengah menyiapkan terobosan taktik baru demi menjaga asa juara. Fokus utama sang juru taktik adalah merombak skema serangan skuad Garuda agar tetap tajam meski harus bermain dengan jumlah pemain yang tidak lengkap di lapangan.
Langkah ini diambil setelah timnas mengalami kesulitan saat menghadapi tekanan hebat Malaysia dalam laga lanjutan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Saat itu, Indonesia terpaksa bermain dengan 10 orang setelah Thom Haye menerima kartu merah di awal babak kedua. Kondisi tersebut membuat lini serang Indonesia mendadak lumpuh dan hanya mampu bermain bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Herdman mengakui adanya celah besar dalam strategi timnya ketika kehilangan satu pemain. Menurutnya, saat bermain dengan formasi penuh, Indonesia sebenarnya mampu menciptakan berbagai peluang berbahaya. Namun, situasi berubah drastis saat kekurangan pemain, di mana tim kehilangan kemampuan untuk mengancam gawang lawan.

Related Post
Kini sang pelatih bertekad menyusun formasi khusus agar Indonesia tetap bisa menekan lawan meski dalam kondisi pincang. Perbaikan ini menjadi sangat krusial mengingat laga berikutnya melawan Bangladesh akan menjadi penentu nasib Indonesia di klasemen grup.
Saat ini Indonesia masih tertahan di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan tiga poin, tepat di bawah Malaysia. Pertandingan krusial melawan Bangladesh pada Kamis mendatang akan menjadi ujian pembuktian apakah strategi baru Herdman mampu membawa Garuda terbang lebih tinggi menuju puncak klasemen.










Tinggalkan komentar