politicanews.id – Spanyol kembali mencatat sejarah suhu ekstrem. Sebuah angka mengejutkan 457 derajat Celsius terukir di El Granado Provinsi Huelva pada Kamis 3 September. Angka ini tidak hanya menjadi suhu tertinggi yang terukur di seluruh Spanyol sepanjang tahun ini tetapi juga menyamai rekor terpanas yang pernah tercatat di bulan September. Rekor sebelumnya diukir pada 6 September 2016 di Montoro Provinsi Cordoba Spanyol selatan.
Gelombang panas luar biasa ini menyelimuti sebagian besar Semenanjung Iberia dan Kepulauan Balearic. Badan Meteorologi Negara Spanyol AEMET menjelaskan fenomena ini dipicu oleh kombinasi dampak dari massa udara panas dan kering. Hembusan udara panas tersebut masuk ke Spanyol akibat pengaruh sistem tekanan rendah di barat daya Semenanjung Iberia serta tekanan atmosfer tinggi di Afrika Utara dan Laut Alboran.

Dampak langsungnya terasa di berbagai wilayah. Suhu di beberapa daerah bahkan menembus angka 40 derajat Celsius mendorong dikeluarkannya peringatan cuaca panas di banyak lokasi. Kondisi ini bukan hal baru bagi Spanyol yang telah mengalami periode panas ekstrem secara beruntun sepanjang tahun ini.

Related Post
Juli lalu tercatat sebagai salah satu bulan Juli terpanas yang setara dengan rekor sebelumnya dalam sejarah pencatatan suhu negara tersebut. Sementara itu Juni menjadi bulan terpanas kedua sejak data mulai dikumpulkan. Periode Januari hingga Agustus tahun ini juga membukukan rekor sebagai yang terpanas di daratan Spanyol jauh melampaui empat tahun sebelumnya. AEMET menegaskan angka-angka ini adalah bukti tak terbantahkan bahwa laju pemanasan iklim di Spanyol kian pesat.
Ancaman serius juga mengintai kesehatan masyarakat. Sistem pemantauan angka kematian harian Spanyol MoMo mengestimasi 2149 kematian pada bulan Agustus lalu disebabkan oleh suhu tinggi. Angka ini merupakan yang tertinggi kedua untuk bulan Agustus sejak pencatatan dimulai pada tahun 2015.








Tinggalkan komentar