Skandal CIA Terkuak Prabowo Ungkap Visi Baru

Skandal CIA Terkuak Prabowo Ungkap Visi Baru

politicanews.id – Sejumlah isu politik hangat mewarnai jagat pemberitaan kemarin mulai dari gebrakan Presiden Prabowo Subianto di Hari Koperasi Nasional hingga klarifikasi mengejutkan dari Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo. Prabowo Subianto, dalam pidatonya yang penuh semangat di Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena Jakarta, menyuarakan keyakinannya bahwa gerakan koperasi akan menjadi motor penggerak utama perekonomian bangsa. Ia bertekad menjadikan koperasi sebagai benteng ekonomi kerakyatan yang mampu mencegah arus modal keluar dari Indonesia, memastikan setiap putaran ekonomi langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Tak hanya itu, Presiden Prabowo juga melontarkan harapan besar terkait kemandirian energi nasional. Ia menargetkan dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun mendatang, Indonesia sudah mampu memproduksi bensin dari kelapa sawit serta etanol dari singkong jagung dan sorgum. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya mengukuhkan kedaulatan energi tetapi juga mendongkrak kesejahteraan para petani komoditas tersebut.

Skandal CIA Terkuak Prabowo Ungkap Visi Baru
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Gagasan penguatan koperasi ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Ekonom Surya Vandiantara dari Universitas Muhammadiyah Bengkulu misalnya menilai Program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih KDKMP sangat selaras dengan visi ekonomi gotong royong para pendiri bangsa. Menurutnya koperasi adalah wujud nyata dari amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menekankan perekonomian sebagai usaha bersama berlandaskan asas kekeluargaan tanpa memandang kelas atau golongan.

COLLABMEDIANET

Sementara itu sorotan publik juga tertuju pada Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo. Melalui juru bicaranya Ariseno Ridhwan Hashim memberikan klarifikasi tegas terkait pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan Gaurav Srivastava seorang penipu yang mengaku sebagai agen CIA. Ariseno menjelaskan bahwa isu tersebut bermula dari jamuan makan malam pada 7 Desember 2020 antara Menteri Pertahanan saat itu Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Christopher C Miller di kediaman Prabowo di Kertanegara Jakarta.

Di sisi lain pengamat politik Hendri Satrio atau Hensa menanggapi santai polemik seputar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang terlihat mengendarai mobil golf saat kunjungan Presiden Prabowo dan Perdana Menteri India Narendra Modi di Candi Prambanan. Hensa berpendapat bahwa momen tersebut tidak perlu dibesar-besarkan karena kemungkinan besar sudah ada pembagian tugas yang jelas antara Teddy dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang terlihat berjalan kaki.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar