politicanews.id – Langkah besar diambil pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional melalui aksi nyata di lapangan. Kantor Cabang Perum Bulog Kabupaten Karawang sukses mencatatkan angka fantastis dengan menyerap gabah dan beras petani hingga mencapai 92,41 ribu ton. Pencapaian ini bukan sekadar angka biasa karena menjadi bagian dari momentum besar penguatan cadangan pangan negara.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Karawang Rafki Ismael mengungkapkan bahwa total serapan yang berhasil dikumpulkan telah menyentuh angka 92.411.420 kilogram setara beras. Menurutnya angka ini tergolong sangat tinggi bahkan mampu memecahkan rekor pengadaan beras di tingkat nasional. Strategi masif dilakukan dengan memperkuat jaringan pembelian di tingkat daerah serta memanfaatkan momen panen raya secara optimal.

Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pihak Bulog dengan para petani lokal serta pemilik penggilingan di wilayah Karawang. Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam memastikan stok beras pemerintah tetap aman guna menekan fluktuasi harga pangan di masyarakat.

Related Post
Secara nasional performa pengadaan Public Service Obligation atau PSO juga menunjukkan tren yang luar biasa. Hingga awal Oktober 2026 tercatat realisasi pengadaan telah menembus angka 4,11 juta ton atau melampaui target pemerintah sebesar 102,88 persen. Capaian ini secara resmi telah melampaui rekor tertinggi yang pernah diraih pada tahun 2012 silam.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memberikan apresiasi mendalam atas dedikasi seluruh jajaran di lapangan. Ia menekankan bahwa kerja keras di wilayah penyangga pangan seperti Karawang sangat krusial dalam menjaga ketahanan pangan nasional tetap kokoh.










Tinggalkan komentar