Rahasia Panen Kedelai Melimpah Terkuak

Rahasia Panen Kedelai Melimpah Terkuak

politicanews.id – Sebuah terobosan besar siap mengguncang sektor pertanian Indonesia. Universitas Sumatera Utara USU dan Kementerian Pertanian Kementan bersatu dalam misi ambisius untuk merevolusi produksi kedelai nasional. Kolaborasi strategis ini bertujuan mempercepat hilirisasi riset benih unggul yang digadang mampu melipatgandakan hasil panen petani hingga mencapai 2,5 sampai 3 ton per hektare.

Langkah monumental ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman MoU antara Rektor USU Prof Muryanto Amin dan Menteri Pertanian Mentan Andi Amran Sulaiman di Auditorium USU Medan. Prof Muryanto Amin menegaskan bahwa inti dari kerja sama ini adalah mendorong percepatan implementasi temuan penelitian di bidang pangan. Ia menekankan pentingnya sinergi tripartit antara akademisi pemerintah dan pelaku usaha agar bergerak gesit tanpa terhambat birokrasi yang berbelit. Hasil riset harus segera dimanfaatkan demi kemaslahatan bersama.

Rahasia Panen Kedelai Melimpah Terkuak
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Salah satu fokus utama dari kemitraan ini adalah pengembangan benih kedelai yang telah melalui penelitian intensif selama tiga tahun oleh para dosen USU. Saat ini benih inovatif tersebut sedang menjalani tahap pengujian di empat lokasi terpisah untuk mengevaluasi potensi produktivitasnya. Targetnya benih ini mampu mendongkrak capaian produksi hingga 2,5 sampai 3 ton per hektare pada lahan seluas 500 hingga 1000 hektare.

COLLABMEDIANET

Apabila uji coba ini membuahkan hasil sesuai harapan Kementan berkomitmen penuh untuk menyerap benih hasil riset tersebut guna dikembangkan secara lebih luas. Mentan Amran Sulaiman secara khusus meminta benih yang sanggup menghasilkan hingga tiga ton per hektare. Jika target tersebut terpenuhi Kementan siap membeli benih unggulan karya dosen USU ini.

Lebih lanjut program ini juga akan melibatkan partisipasi aktif petani dan mahasiswa dalam proses penyemaian benih sebagai bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil panen nantinya direncanakan akan diserap oleh pihak offtaker termasuk potensi keterlibatan Perum Bulog setelah melalui evaluasi dan penelitian lanjutan.

Rektor USU berharap kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan inovasi dan hasil riset perguruan tinggi. Mentan Andi Amran Sulaiman pada kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi USU. Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi solusi dalam menghasilkan bibit kedelai unggul dan menginspirasi perguruan tinggi lain untuk aktif dalam riset pertanian.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar