politicanews.id – Aksi memantau wilayah udara kembali memicu perhatian dunia setelah sebuah pesawat pengintai canggih milik Amerika Serikat dilaporkan melakukan manuver panjang di atas Laut Hitam. Pesawat jenis Bombardier ARTEMIS II tersebut tercatat menghabiskan waktu sekitar delapan jam berputar-putar di area strategis sebelum akhirnya kembali mendarat di Rumania.
Berdasarkan data penerbangan yang dianalisis, jet tersebut lepas landas dari Rumania pada pagi hari dan melakukan pengintaian intensif di wilayah perairan Laut Hitam. Pesawat ini bukan jet bisnis biasa, melainkan telah dimodifikasi secara khusus oleh perusahaan Leidos untuk kebutuhan intelijen radar yang sangat sensitif.

Kehadiran ARTEMIS II di wilayah tersebut menjadi sorotan karena rute terbangnya sering kali bersinggungan dengan area sensitif seperti Krimea dan wilayah selatan Rusia. Aktivitas ini menambah daftar panjang ketegangan di kawasan tersebut, di mana Rusia terus mengawasi pergerakan kekuatan NATO yang dianggap semakin agresif di dekat perbatasan mereka.

Related Post
Pihak Kremlin sebelumnya telah menegaskan sikapnya terkait peningkatan aktivitas militer di wilayah tersebut. Meskipun Rusia menyatakan tidak memiliki niat mengancam negara mana pun, mereka berkomitmen untuk selalu waspada dan tidak akan tinggal diam jika ada tindakan yang dianggap mengganggu kepentingan keamanan nasional mereka.










Tinggalkan komentar