Pendapatan PYFA Melejit Drastis di Kuartal III

Pendapatan PYFA Melejit Drastis di Kuartal III

politicanews.id – PT Pyridam Farma Tbk atau PYFA menunjukkan taringnya di industri farmasi dengan mencatatkan lonjakan pendapatan yang sangat signifikan pada kuartal ketiga tahun 2026. Perusahaan ini berhasil membukukan pendapatan neto mencapai Rp2,41 triliun, sebuah angka yang melonjak 17,2 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Keberhasilan ini tidak datang begitu saja. Sinta Ningsih selaku Direktur Keuangan mengungkapkan bahwa mesin pertumbuhan utama perusahaan berasal dari layanan Contract Development and Manufacturing Organization atau CDMO. Layanan ini kini telah beroperasi secara luas, baik di pasar Indonesia maupun Australia, yang memperkuat posisi perusahaan dalam rantai pasok farmasi global.

Pendapatan PYFA Melejit Drastis di Kuartal III
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Menariknya, pertumbuhan ini bukan sekadar angka di atas kertas. Laba bruto perusahaan justru meroket hingga 29,9 persen menjadi Rp542,76 miliar. Efisiensi operasional yang semakin tajam juga terlihat dari penguatan margin laba bruto menjadi 22,5 persen. Hal ini dipicu oleh volume produksi yang semakin besar, sehingga mampu menekan biaya tetap per unit produk secara efektif.

COLLABMEDIANET

Meskipun perusahaan masih mencatatkan rugi periode berjalan, namun angka kerugian tersebut telah menyusut sebesar 7,4 persen dibandingkan tahun lalu. Perbaikan ini menjadi sinyal positif bahwa strategi integrasi ekspansi dan efisiensi yang dijalankan selama dua tahun terakhir mulai membuahkan hasil yang nyata.

Strategi PYFA juga menyasar penyakit dengan beban biaya kesehatan nasional yang sangat tinggi. Dengan baru saja mengantongi izin edar BPOM untuk produk Fenofibrate 145 mg, perusahaan kini siap masuk ke pasar penanganan gangguan lipid dan pencegahan masalah kardiovaskular. Langkah ini sangat strategis mengingat data BPJS Kesehatan menunjukkan biaya untuk penyakit jantung dan stroke mencapai angka puluhan triliun rupiah.

Ke depan, PYFA terus memperkuat infrastrukturnya melalui fasilitas injeksi steril di PT Ethica Industri Farmasi yang ditargetkan mulai beroperasi komersial pada 2027. Dengan dukungan fasilitas manufaktur berstandar internasional di Australia, perusahaan optimis dapat terus memperluas jangkauan pasar ekspor dan mempercepat jalan menuju profitabilitas yang lebih kuat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar