politicanews.id – Bencana banjir lahar dingin yang menerjang kawasan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang Jawa Timur memicu reaksi cepat dari pemerintah pusat Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo langsung memerintahkan tim khusus untuk turun ke lapangan guna memetakan skala kerusakan yang terjadi Akibat terjangan material vulkanik sejumlah infrastruktur vital penyangga sumber daya air dilaporkan mengalami kerusakan serius bahkan tertimbun material sisa erupsi
Berdasarkan pantauan tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana dari BBWS Brantas ditemukan fakta mengejutkan bahwa tanggul beton pengendali banjir kini terkubur di bawah tumpukan material vulkanik Selain itu tiga bangunan sabo dam serta tanggul sungai di area jembatan gantung juga mengalami pengikisan hebat akibat hantaman arus lahar yang sangat kuat Curah hujan yang mencapai angka ekstrem 134,6 mm menjadi pemicu utama meluapnya debit sungai yang membawa material berukuran besar hingga 65 mm

Kepala BBWS Brantas Muhammad Noor menjelaskan bahwa saat ini fokus utama adalah evakuasi personel dan alat berat dari zona bahaya guna menghindari korban jiwa Meskipun tim telah menyiagakan alat berat dan bahan bangunan untuk perbaikan darurat tindakan fisik di lapangan masih harus menunggu situasi dinyatakan aman oleh pihak berwenang Mengingat aktivitas Gunung Semeru masih berada pada status Siaga Level III masyarakat sangat dilarang mendekati radius 13 kilometer dari puncak terutama di sektor tenggara

Related Post
Hingga saat ini koordinasi intensif terus dilakukan antara Kementerian PU dengan BPBD serta pos pengamatan gunung api untuk memantau pergerakan awan panas dan potensi kenaikan debit air secara tiba-tiba Pemerintah berkomitmen penuh untuk segera melakukan pemulihan infrastruktur demi menjamin keselamatan warga di sekitar aliran sungai Besuk Kobokan yang masih dalam kondisi rawan bencana










Tinggalkan komentar