politicanews.id – Situasi mencekam menyelimuti Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah akibat dampak kebakaran hutan dan lahan yang tak kunjung usai Sejak akhir Juli 2026 hingga saat ini warga harus berjuang melawan kepungan kabut asap tebal yang menutup jarak pandang di berbagai sudut kota
Kondisi udara di wilayah ini dilaporkan telah mencapai level yang sangat mengkhawatirkan Berdasarkan data terbaru dari Indeks Standar Pencemaran Udara atau ISPUnet pada Minggu malam kualitas udara di Palangka Raya menyentuh angka 414 yang artinya sudah masuk dalam kategori sangat berbahaya bagi kesehatan manusia

Fenomena ini terlihat jelas di ikon kota yakni Jembatan Kahayan di mana para pengendara motor tampak kesulitan menembus pekatnya asap yang menyelimuti jalanan Selain itu aktivitas warga di area pemakaman umum seperti Tambak Raja juga terdampak hebat oleh polusi udara yang ekstrem ini

Related Post
Warga dihimbau untuk ekstra waspada karena paparan asap dalam jangka panjang dengan indeks pencemaran setinggi ini dapat memicu berbagai gangguan pernapasan serius di tengah kondisi lingkungan yang kian memburuk








Tinggalkan komentar