politicanews.id – Tim penyelam kini tengah menghadapi tantangan luar biasa dalam upaya pencarian korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Kondisi bangkai kapal yang terbalik membuat akses masuk ke dalam badan kapal menjadi sangat sempit dan berbahaya karena banyak lorong yang tertutup material.
Kepala Seksi Ops Basarnas Banjarmasin Bramantya Semara mengungkapkan bahwa posisi kapal yang terbalik mengubah seluruh tata letak interior. Barang-barang milik penumpang kini justru menempel di bagian langit-langit kapal, yang membuat proses pencarian jasad korban menjadi sangat rumit. Tim SAR harus bekerja ekstra hati-hati karena risiko keselamatan sangat tinggi akibat arus gelombang yang kuat dan kondisi kapal yang masih tidak stabil.

Hingga saat ini, operasi pencarian telah memasuki hari ke-18. Dari total 243 penumpang dan kru, sebanyak 186 orang telah berhasil dievakuasi. Data menunjukkan 108 orang dinyatakan selamat, sementara 78 orang telah meninggal dunia. Namun, fokus utama tim saat ini adalah mencari 57 orang lainnya yang masih dinyatakan hilang.

Related Post
Upaya penyisiran tidak hanya dilakukan di lokasi tenggelamnya kapal, tetapi juga meluas hingga perairan Kalimantan Tengah. Sejauh ini, sebanyak 22 jasad telah ditemukan di wilayah Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Sukamara. Sebanyak 18 jenazah sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi, sementara empat lainnya sedang dalam perjalanan menuju lokasi tersebut. Basarnas berkomitmen untuk terus mengoptimalkan seluruh sumber daya demi menemukan sisa korban yang masih hilang.








Tinggalkan komentar