Misi Senyap Pahlawan Kebersihan: Jaksel Bersih Sebelum Fajar!

Misi Senyap Pahlawan Kebersihan: Jaksel Bersih Sebelum Fajar!

Politica News – Di tengah euforia pergantian tahun yang meriah, sebuah "operasi senyap" nan masif berhasil memastikan wajah Jakarta Selatan kembali bersih cemerlang sebelum matahari terbit. Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Selatan menunjukkan komitmen luar biasa dalam menjaga estetika kota, sebuah cerminan efisiensi pelayanan publik yang patut diapresiasi. Mereka menargetkan wilayah vital bebas sampah hanya dalam hitungan jam setelah puncak perayaan, membuktikan bahwa dedikasi mampu mengalahkan tumpukan sisa pesta.

Dedy Setiono, Kepala Sudin LH Jakarta Selatan, menegaskan target ambisius ini dengan penuh keyakinan. "Saya minta pada pukul 04.00 WIB, sampah di ruas jalan sudah bersih, dan pada pukul 06.00 WIB, wilayah Jakarta Selatan sudah kembali bersih seperti semula," ujarnya di Jakarta. Sebanyak 225 personel, para pahlawan kebersihan yang tak kenal lelah, dikerahkan sejak pukul 22.00 WIB hingga dini hari. Mereka tersebar di titik-titik strategis seperti FX Sudirman, kawasan SCBD, hingga pusat perayaan di Taman Literasi, Kebayoran Baru, memastikan setiap sudut tak luput dari perhatian. Ini adalah bukti nyata bahwa di balik kemeriahan, ada tangan-tangan yang bekerja tanpa henti demi kenyamanan bersama.

Misi Senyap Pahlawan Kebersihan: Jaksel Bersih Sebelum Fajar!
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Dukungan logistik tak kalah vital dalam menyukseskan misi ini. Sudin LH Jaksel menyiagakan enam truk pengangkut sampah anorganik, lima unit mini dump, dan dua belas unit mobil penyapu jalan (road sweeper) modern yang siap bergerak cepat. Tak hanya itu, empat unit bus toilet bergerak lengkap dengan mobil tangki air bersih dan air kotor juga disediakan, menunjukkan perencanaan matang untuk kenyamanan publik dan efisiensi kerja para petugas di lapangan. Setiap detail diperhitungkan, demi mewujudkan Jakarta yang bersih dan nyaman bagi warganya.

COLLABMEDIANET

Di balik angka dan armada, ada dedikasi personal yang patut diacungi jempol. Dedy tak lupa mengingatkan para personelnya untuk tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca pergantian tahun yang kerap tak menentu. Ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan sebuah panggilan untuk melayani, menghadapi tantangan alam dan kelelahan demi kenyamanan jutaan warga. Mereka adalah wajah nyata dari komitmen pemerintah kota terhadap kebersihan dan ketertiban, para "malaikat" kebersihan yang seringkali luput dari sorotan.

Skala operasi ini meluas hingga ke tingkat provinsi. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengerahkan total 3.395 personel untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah yang diperkirakan mencapai puncaknya setelah perayaan. Angka fantastis ini mencerminkan keseriusan Pemprov DKI dalam menjaga kebersihan ibu kota sebagai barometer nasional. Sebanyak 2.300 petugas fokus di kawasan ikonik seperti Monas, Bundaran HI, dan koridor MH Thamrin-Sudirman, sementara 1.095 lainnya tersebar di lima wilayah administrasi dan Kepulauan Seribu, memastikan tidak ada sudut Jakarta yang terlewat dari sentuhan kebersihan.

Dukungan sarana prasarana DLH DKI juga impresif: 17 unit mobil lintas, 43 truk pengangkut sampah tipe typer, 29 unit road sweeper, 24 unit bus toilet, 135 tempat sampah (dust bin), 3.395 kantong plastik, dan 3.395 sapu lidi. Namun, upaya heroik ini tak akan maksimal tanpa partisipasi aktif warga. DLH DKI dengan rendah hati mengimbau masyarakat untuk membawa tumbler atau wadah minum guna ulang guna mengurangi sampah plastik sekali pakai, serta meningkatkan kedisiplinan dalam membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Ini adalah ajakan untuk menjadi bagian dari solusi, bukan hanya penikmat kebersihan, karena kebersihan kota adalah tanggung jawab kita bersama.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar