politicanews.id – Ambisi besar tengah membara di dalam diri perenang andalan Indonesia Jendi Pangabean menjelang gelaran Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Atlet kebanggaan tanah air ini tidak ingin sekadar tampil namun ia membawa misi suci untuk kembali mendominasi lintasan renang dan mempertahankan kejayaan emasnya di kancah Asia.
Setelah sukses menyapu bersih tujuh medali emas pada ASEAN Para Games 2025 di Thailand Jendi kini menatap tantangan yang jauh lebih berat. Ia menyadari bahwa level persaingan di Asian Para Games jauh melampaui kompetisi tingkat Asia Tenggara. Meski demikian persiapan fisik dan mentalnya diklaim sudah mencapai angka 100 persen untuk menghadapi para rival tangguh dari benua Asia.

Jendi yang merupakan spesialis nomor 100 meter gaya punggung klasifikasi S9 ini mengaku sedang berada dalam fase krusial pra pertandingan. Meski pelatih telah memasang target tinggi ia memilih untuk tidak terbebani oleh ekspektasi tersebut. Baginya yang terpenting adalah memberikan performa maksimal demi mengharumkan nama merah putih di podium tertinggi.

Related Post
Ada satu tantangan nyata yang harus dihadapi sang atlet yakni faktor usia. Jendi mengakui bahwa dirinya harus bekerja jauh lebih keras dan disiplin dibandingkan sebelumnya karena usia yang tidak lagi muda. Namun tantangan tersebut justru menjadi pemacu semangatnya untuk membuktikan bahwa kualitasnya belum pudar.
Dukungan moral dari keluarga juga menjadi bahan bakar utama bagi atlet asal Sumatera Selatan ini. Walaupun istri dan anaknya tidak bisa hadir langsung di Nagoya untuk memberikan dukungan secara fisik Jendi merasa energi cinta dari mereka tetap mengalir kuat dari Indonesia. Motivasi inilah yang akan ia bawa ke dalam kolam renang demi mengulang sejarah emasnya di Nagoya.








Tinggalkan komentar