politicanews.id – Dunia energi global dikejutkan dengan kabar mengejutkan dari Teheran. Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari kursi jabatan yang baru saja ia duduki. Kabar ini mencuat setelah ajudan Presiden Iran memberikan konfirmasi resmi melalui platform media sosial X.
Keputusan besar ini bermula dari alasan pribadi yang diajukan oleh Paknejad. Meski Presiden Masoud Pezeshkian sempat mencoba menahan dan menolak permintaan tersebut, pada akhirnya sang kepala negara harus menerima keputusan sang menteri. Langkah ini menandai perubahan mendadak dalam struktur kepemimpinan sektor energi di negara tersebut.

Menanggapi kekosongan kekuasaan ini, Presiden Pezeshkian bergerak cepat dengan mengeluarkan dekret resmi. Hamid Bovard yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Perminyakan sekaligus Direktur Pelaksana National Iranian Oil Company kini ditunjuk untuk memegang kendali sebagai pelaksana tugas menteri.

Related Post
Peristiwa ini terasa sangat singkat mengingat Paknejad baru saja mengemban amanah tersebut pada Agustus 2024 lalu. Ia sebelumnya berhasil meraih kepercayaan parlemen melalui mosi percaya sebelum akhirnya memutuskan untuk meninggalkan posisinya secara mendadak.








Tinggalkan komentar