politicanews.id – Drama sengit terjadi di Toyota Arena Tokyo Jepang saat petinju asal Afrika Selatan Ricardo Malajika sukses mengguncang dunia tinju internasional. Malajika berhasil membungkam petinju tuan rumah Tomoya Tsuboi dalam laga perebutan sabuk juara dunia kelas super terbang 52,1 kg milik World Boxing Council atau WBC yang berlangsung pada Minggu lalu.
Kemenangan dramatis ini diraih Malajika melalui keputusan juri terpisah atau split decision setelah melalui pertarungan sengit selama 12 ronde penuh. Hasil akhir menunjukkan dua juri memberikan skor 115-113 untuk keunggulan Malajika sementara satu juri justru memenangkan Tsuboi dengan skor 116-112. Hasil ini memastikan Malajika resmi menyandang status sebagai juara dunia WBC kelas super terbang yang sebelumnya sempat kosong.

Sepanjang pertandingan tidak ada KO maupun penghentian wasit karena kedua petinju tampil sangat tangguh. Tsuboi sempat mengandalkan kecepatan gerak untuk mengontrol ritme laga namun Malajika tampil sangat agresif guna menekan petinju tuan rumah tersebut. Keberhasilan ini membawa pulang gelar juara dunia ke tanah Afrika Selatan sekaligus memperkuat rekor profesional Malajika menjadi 18 kemenangan dengan 12 KO.

Related Post
Di sisi lain hasil ini menjadi pukulan telak bagi Tomoya Tsuboi. Petinju peringkat satu WBC tersebut gagal mencetak sejarah baru dalam kariernya setelah gagal mengamankan sabuk juara dunia pertamanya. Kekalahan ini menjadi catatan negatif pertama bagi Tsuboi yang kini mencatatkan rekor tiga kemenangan satu kekalahan dan satu laga tanpa hasil dalam karier profesionalnya.










Tinggalkan komentar