Jakarta Ungkap Jurus Jitu Lindungi Anak

Jakarta Ungkap Jurus Jitu Lindungi Anak

politicanews.id – Ibu Kota kembali menegaskan komitmennya terhadap masa depan generasi penerus. Peringatan Hari Anak Nasional HAN 2026 menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengingatkan setiap individu bahwa anak-anak memiliki hak fundamental untuk hidup tumbuh berkembang dan mendapatkan perlindungan penuh. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk PPAPP Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam sebuah siniar yang dipantau di Jakarta Kamis.

Sebagai wujud nyata keberpihakan Pemprov DKI Jakarta terus mengukuhkan berbagai kebijakan yang mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak. Sejumlah program unggulan telah bergulir meliputi distribusi Kartu Jakarta Pintar KJP Plus Program Pemutihan Ijazah serta implementasi Wajib Belajar 13 Tahun. Tak hanya itu 103 sekolah swasta kini menawarkan pendidikan gratis memperluas aksesibilitas. Infrastruktur pendukung juga tak luput dari perhatian dengan pembangunan 324 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak RPTRA serta ketersediaan layanan penitipan anak dan Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak yang beroperasi nonstop 24 jam.

Jakarta Ungkap Jurus Jitu Lindungi Anak
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Di tengah masifnya penggunaan gawai dan tantangan era digital Pemprov DKI juga menekankan urgensi pembekalan karakter yang kuat dan literasi digital sejak usia belia. Dwi Oktavia menyerukan kolaborasi multi-pihak. "Kita harus bersama-sama tidak hanya di lingkungan keluarga dan sekolah namun juga masyarakat pemerintah dunia usaha serta media untuk membangun fondasi karakter anak yang kokoh" tegasnya.

COLLABMEDIANET

Manifestasi komitmen tersebut terlihat jelas dalam perayaan HAN ke-42 Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 yang digelar di Balai Kota Jakarta pada Senin 20 Juli lalu. Mengusung tema Lindungi dan Wujudkan Generasi Tangguh Berdaya acara ini dimeriahkan dengan serangkaian kegiatan edukatif interaktif. Anak-anak diajak belajar sambil bermain melalui permainan tradisional dan perlombaan yang memancing kegembiraan.

Melalui aktivitas tersebut nilai-nilai luhur seperti kejujuran sportivitas gotong royong kreativitas serta semangat untuk bangkit dari kegagalan ditanamkan secara menyenangkan. Dwi Oktavia berharap peringatan HAN ini menjadi penegasan bahwa Pemprov DKI Jakarta konsisten dalam mengawal pengembangan karakter dan pemenuhan hak-hak anak demi menciptakan generasi tangguh dan berdaya di Ibu Kota.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar