Ekonomi Syariah Jawa Meledak Lampaui Target

Ekonomi Syariah Jawa Meledak Lampaui Target

politicanews.id – Gelombang transaksi ekonomi syariah di Jawa Timur menunjukkan taringnya yang luar biasa melalui ajang Festival Ekonomi dan Keuangan Syariah (Fesyar) Jawa 2026. Meski perhelatan besar ini masih berlangsung di Grand City Mall Surabaya, angka perputaran uang dalam perdagangan sudah menembus angka Rp35,5 miliar. Capaian fantastis ini secara otomatis telah melampaui target awal yang dipatok sebesar Rp35 miliar.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Rifki Ismal mengungkapkan bahwa tren positif ini masih memiliki ruang gerak yang luas untuk terus meroket hingga acara berakhir. Tak hanya sektor perdagangan yang membengkak, sektor pembiayaan syariah juga mencatatkan performa gemilang dengan realisasi mencapai Rp56 miliar, jauh di atas target Rp48 miliar yang telah ditetapkan sebelumnya.

Ekonomi Syariah Jawa Meledak Lampaui Target
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Namun Rifki menegaskan bahwa kesuksesan Fesyar Jawa 2026 tidak boleh hanya diukur dari tumpukan angka transaksi semata. Fokus utama dari gerakan ini adalah memperkokoh ekosistem ekonomi syariah secara menyeluruh melalui penguatan rantai nilai halal. Menurutnya, membangun rantai nilai halal yang terintegrasi jauh lebih krusial dibandingkan sekadar mengejar angka transaksi sesaat.

COLLABMEDIANET

Strategi penguatan ekonomi syariah ini bertumpu pada tiga pilar utama yakni integrasi rantai nilai halal yang kompetitif, pengembangan pembiayaan syariah, serta peningkatan literasi masyarakat. Rantai nilai halal ini dirancang untuk menghubungkan berbagai elemen mulai dari perbankan, pelaku UMKM, pesantren, hingga lembaga zakat dalam satu ekosistem yang solid dari hulu ke hilir.

Data menunjukkan bahwa sektor rantai nilai halal memiliki peran vital dengan kontribusi sekitar 27 persen terhadap ekonomi nasional dan tumbuh sebesar 6,2 persen. Salah satu kunci untuk memperkuat posisi ini adalah melalui percepatan sertifikasi halal yang akan membuat integrasi industri menjadi lebih presisi dan berdaya saing global. Festival yang berlangsung pada 25 hingga 27 September 2026 ini sendiri menjadi panggung bagi lebih dari 300 UMKM untuk unjuk gigi di pasar ekonomi syariah.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar