politicanews.id – Suasana mencekam menyelimuti Batam setelah insiden bentrokan berdarah di kawasan Setokok yang merenggut dua nyawa pada Senin 14 Agustus. Aparat gabungan dari Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Polda Kepri dan Polresta Barelang kini bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif. Sebanyak sepuluh orang saksi kunci telah dimintai keterangan terkait gejolak mematikan tersebut.
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan bahwa para saksi yang diperiksa berasal dari dua kelompok yang terlibat konflik. Langkah ini diambil untuk mengungkap secara terang benderang kronologi kejadian serta menindaklanjuti semua pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Penyelidikan mendalam diharapkan segera membawa titik terang atas tragedi yang mengguncang kota Batam ini.


Related Post










Tinggalkan komentar