politicanews.id – Nasib memprihatinkan menimpa puluhan siswa SD Negeri Kaburea di Desa Tendakinde, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Akibat guncangan gempa yang merusak bangunan sekolah, kini mereka terpaksa menempuh pendidikan di bawah tenda darurat yang hanya beralaskan terpal.
Sebanyak 70 murid harus rela meninggalkan ruang kelas yang nyaman demi keamanan. Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi untuk menghindari risiko jika terjadi gempa susulan yang dapat meruntuhkan sisa bangunan sekolah yang sudah rusak berat.

Meski kondisi lingkungan sangat terbatas dan tidak layak, semangat belajar para siswa dan guru tetap terlihat di tengah keterbatasan tersebut. Penggunaan tenda darurat ini menjadi solusi sementara agar proses belajar mengajar tetap bisa berjalan meski di bawah ancaman bencana yang masih membayangi wilayah tersebut.

Related Post










Tinggalkan komentar