politicanews.id – Langkah mengejutkan diambil Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto dengan merombak total jajaran petinggi kepolisian. Sebanyak 88 perwira tinggi dan perwira menengah resmi dimutasi guna menyegarkan organisasi Korps Bhayangkara. Keputusan besar ini memicu perhatian luas karena menyasar posisi-posisi paling krusial di tubuh Polri
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni memberikan dukungan penuh atas langkah strategis tersebut. Menurutnya, rotasi jabatan ini merupakan upaya nyata untuk memperkuat institusi kepolisian dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. Sahroni meyakini bahwa penyegaran ini akan membawa dampak positif bagi kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat di masa depan

Perombakan besar ini mencakup berbagai jabatan vital mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kepolisian daerah. Tercatat sebanyak 70 personel mendapatkan promosi jabatan baru sebagai bagian dari penyegaran ini. Beberapa nama besar yang kini menduduki posisi strategis di antaranya adalah Komjen Pol Asep Edi Suheri sebagai Irwasum Polri serta Irjen Pol Dedy Kusuma Bakti yang kini menjabat Kabaintelkam Polri

Related Post
Selain di tingkat pusat posisi Kapolda juga mengalami perubahan signifikan. Beberapa nama yang kini memegang kendali wilayah adalah Irjen Pol Dadang Hartanto yang dipercaya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya serta Irjen Pol Suhendri yang kini memimpin Polda Kepri. Perubahan ini diharapkan mampu mempercepat respons kepolisian terhadap dinamika keamanan di berbagai daerah di Indonesia
Mutasi yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri ini menjadi momentum penting bagi Polri untuk bertransformasi. Fokus utama dari jajaran baru ini adalah memastikan Polri tetap selaras dengan cita-cita luhur yaitu memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal kepada seluruh lapisan masyarakat di tengah situasi keamanan yang terus berkembang dinamis










Tinggalkan komentar