Kategori: Politik

  • Akhir Pekan di Jakarta? Ini 5 Rekomendasi Seru!

    Akhir Pekan di Jakarta? Ini 5 Rekomendasi Seru!

    Politica News – Akhir April 2026 sudah di depan mata, dan Jakarta menawarkan segudang kegiatan menarik untuk mengisi libur akhir pekan Anda. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta telah menyiapkan beragam acara yang sayang untuk dilewatkan. Berikut adalah beberapa rekomendasi pilihan untuk Anda, keluarga, dan sahabat:

      Akhir Pekan di Jakarta? Ini 5 Rekomendasi Seru!
      Gambar Istimewa : img.antaranews.com
    1. Jazz Goes to Campus: The City Series
      Bagi para penggemar musik jazz, Jazz Goes To Campus (JGTC) hadir dengan konsep "The City Series". Acara ini tidak hanya menyajikan pertunjukan musik, tetapi juga ruang diskusi yang inklusif dan kontekstual, menghubungkan jazz dengan dinamika kota dan generasi muda. Catat tanggalnya: Sabtu, 25 April 2026, pukul 18.30 WIB di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Acara ini gratis!

    2. Pameran Majalah Horison: Yang Terbit, Yang Tenggelam
      Pecinta sastra wajib mengunjungi pameran "Yang Terbit, Yang Tenggelam: 60 Tahun Majalah Horison". Pameran ini menampilkan perjalanan sastra Indonesia melalui karya-karya yang terbit maupun yang kurang dikenal, termasuk cerpen, puisi, dan ilustrasi dari tahun 1966 hingga 1990. Pameran ini juga menampilkan arsip foto dari Dewan Kesenian Jakarta yang merekam hubungan erat antara ekosistem kesenian di TIM dengan para tokoh di balik Majalah Horison. Kunjungi Galeri Balai Sastra PDS HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat pada Sabtu, 25 April 2026, pukul 09.00-22.00 WIB. Gratis!

    3. The Mystical Kecak Dance
      Tidak perlu jauh-jauh ke Bali untuk menyaksikan keindahan Tari Kecak. Anda bisa menikmati pertunjukan memukau ini di Amfiteater Panggung Budaya, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur pada Minggu, 26 April 2026, pukul 19.30 WIB. Rasakan perpaduan budaya, cahaya, dan energi malam yang tak terlupakan. Tiket masuk TMII berlaku.

    4. Pameran Batik "Metamorfosa"
      Bagi pecinta batik, Pameran Batik "Metamorfosa" adalah destinasi wajib. Pameran ini menampilkan batik bukan hanya sebagai kain tradisional, tetapi sebagai karya seni yang merefleksikan perjalanan budaya dan identitas. Anda akan menemukan akulturasi batik peranakan dari berbagai daerah seperti Jakarta, Cirebon, Pekalongan, hingga Lasem. Kunjungi Bentara Budaya Art Gallery lantai 8, Menara Kompas, Jakarta Pusat dari 10 April – 5 Mei 2026, pukul 10.00-17.00 WIB. Gratis!

    5. Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026
      Para penggemar wisata bahari, petualangan, dan gaya hidup aktif, jangan lewatkan pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026. Temukan informasi terbaru tentang diving, destinasi wisata bahari, perlengkapan outdoor, dan tren adventure lifestyle. DXI 2026, yang dikelola oleh Dyandra Event Solutions (DES) bersama ADEX 360, mengusung tema #DAREtoXPLORE: Waves of Collaboration. Pameran ini berlangsung dari 23-26 April 2026, pukul 10.00-21.00 WIB di Hall B, Jakarta International Convention Center, Jakarta Pusat. Tiket masuk seharga Rp50.000.

    Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati akhir pekan yang berkesan di Jakarta!

  • Investasi Padat Karya: Ancaman Bagi Teknologi?

    Investasi Padat Karya: Ancaman Bagi Teknologi?

    Politica News – Ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, mengingatkan pemerintah untuk tidak terpaku pada insentif fiskal berbasis padat karya. Menurutnya, fokus berlebihan pada sektor padat karya dapat menghambat investasi teknologi tinggi yang krusial bagi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

    Yusuf menanggapi kebijakan pemerintah yang bergeser dari insentif berbasis nilai investasi besar ke penyerapan tenaga kerja. Ia mengakui langkah ini relevan di tengah isu jobless growth dan peningkatan angkatan kerja. Namun, ia menekankan bahwa kebijakan ini harus disertai strategi peningkatan produktivitas. "Jika hanya fokus pada padat karya tanpa peningkatan produktivitas, ekonomi berisiko stagnan di level rendah," tegasnya.

     Investasi Padat Karya: Ancaman Bagi Teknologi?
    Gambar Istimewa : img.antaranews.com

    Selama ini, kebijakan investasi dinilai terlalu menekankan pada proyek bernilai besar, namun kurang efektif dalam menciptakan lapangan kerja. Proyek padat modal seringkali membutuhkan investasi besar untuk menciptakan sedikit lapangan kerja, berbeda dengan sektor berbasis agro yang mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja dengan investasi lebih kecil.

    Yusuf juga menyoroti tekanan global yang dihadapi sektor padat karya. Oleh karena itu, pendekatan kebijakan harus lebih selektif dan tidak hanya berorientasi pada jumlah tenaga kerja. Ia menekankan pentingnya insentif yang meringankan biaya dan risiko usaha, seperti subsidi bunga, keringanan beban tenaga kerja, dan dukungan daya beli.

    Lebih lanjut, Yusuf menekankan bahwa insentif non-fiskal, seperti percepatan perizinan, kepastian lahan, dan infrastruktur, seringkali lebih menentukan bagi investor. Insentif untuk transformasi, termasuk pelatihan tenaga kerja, adopsi teknologi, dan peningkatan produktivitas, juga menjadi kunci. "Tanpa itu, insentif hanya menjadi solusi jangka pendek," ujarnya.

    Yusuf mengingatkan sejumlah risiko dari kebijakan ini, termasuk potensi melambatnya investasi padat modal, moral hazard perusahaan yang hanya mengejar jumlah tenaga kerja, dan beban fiskal jika insentif tidak dievaluasi secara ketat. Artikel ini disadur dari Antara News dan ditulis ulang oleh tim Politica News – untuk menyajikan informasi yang lebih mendalam dan relevan bagi pembaca.

  • Purnawirawan TNI "Dipanggil", Ada Apa Gerangan?

    Purnawirawan TNI "Dipanggil", Ada Apa Gerangan?

    Politica News – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan para purnawirawan TNI dari berbagai matra di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (14/06/2024). Pertemuan ini bertujuan membahas program-program pemerintah di bidang pertahanan negara yang telah berjalan selama dua tahun terakhir.

    Sjafrie menjelaskan bahwa selama ini pemerintah tidak banyak mempublikasikan informasi terkait pembangunan kekuatan pertahanan negara karena memerlukan atensi khusus terkait publikasi. "Selama ini memang kami tidak banyak memberikan berbagai macam informasi kepada publik dikarenakan bahwa pembangunan kekuatan pertahanan negara ini memang sedikit memerlukan atensi-atensi yang berkaitan dengan publikasi," ujarnya saat membuka pertemuan.

     Purnawirawan TNI "Dipanggil", Ada Apa Gerangan?
    Gambar Istimewa : img.antaranews.com

    Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memaparkan secara detail program pemerintah di bidang pertahanan kepada para purnawirawan. Pertemuan yang berlangsung di ruang Bhinneka Tunggal Ika (BTI) Kemenhan ini kemudian digelar secara tertutup setelah awak media diminta keluar oleh pihak protokoler.

    Hadir dalam pertemuan tersebut Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.

    Sejumlah purnawirawan TNI yang hadir antara lain:

    • Matra TNI AD: Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, Jenderal TNI (Purn) Andika Muhammad Perkasa, Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri, Letjen TNI (Purn) Valentinus Suhartono Suratman, Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago, Letjen TNI (Purn) Fadillah, dan Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono.
    • Matra TNI AL: Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono, Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono, Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji, Laksamana TNI (Purn) Marsetio, Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, dan Letjen TNI (Purn) Mar. Muhammad Alfan Baharudin.
    • Matra TNI AU: Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto, Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat, Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia, Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna, Marsdya TNI (Purn) Imran Baidirus, dan Marsdya TNI (Purn) Hadiyan Sumintaatmadja.

    Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi strategis antara pejabat TNI aktif dan para senior purnawirawan dalam rangka memajukan pertahanan negara.

  • PBB DKI Diskon Gede! Bayar Awal, Untung Lebih!

    PBB DKI Diskon Gede! Bayar Awal, Untung Lebih!

    Politica News – Kabar gembira bagi warga Jakarta! Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali memberikan angin segar dengan memberikan keringanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tahun pajak 2026. Diskon hingga 10% menanti bagi wajib pajak yang membayar lebih awal, mulai 1 April 2026.

    Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Lusiana Herawati, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan upaya Pemprov DKI untuk meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan. "Kami memberikan keringanan 10 persen untuk PBB-P2 tahun 2026 dengan periode pembayaran 1 April sampai 31 Mei," ujarnya saat Sosialisasi Peraturan Pajak Daerah di Jakarta, Kamis.

     PBB DKI Diskon Gede! Bayar Awal, Untung Lebih!
    Gambar Istimewa : img.antaranews.com

    Skema keringanan ini dirancang untuk mendorong wajib pajak membayar lebih cepat. Diskon akan menurun seiring berjalannya waktu, menjadi 7,5% pada 1 Juni hingga 31 Juli 2026, dan 5% pada Agustus hingga 30 September 2026, yang merupakan tanggal jatuh tempo pembayaran PBB-P2. "Semakin cepat bayarnya, semakin besar diskonnya," tegas Lusiana.

    Namun, keringanan ini tidak berlaku untuk semua. Terdapat kriteria khusus yang harus dipenuhi, antara lain kepemilikan rumah tapak dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) maksimal Rp2 miliar atau rumah susun dengan NJOP maksimal Rp650 juta. Selain itu, keringanan hanya berlaku bagi wajib pajak orang pribadi yang Nomor Induk Kependudukan (NIK) nya telah tervalidasi di akun Pajak Online.

    Meskipun kebijakan ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tetap memandang pentingnya memberikan insentif kepada seluruh wajib pajak PBB-P2. Lusiana pun mengajak seluruh wajib pajak untuk memanfaatkan kesempatan ini.

    Selain keringanan pembayaran, Pemprov DKI juga menyediakan fasilitas lain seperti pengurangan pokok pajak hingga 75% bagi keturunan veteran, perintis kemerdekaan, pahlawan nasional, dan mantan pejabat negara. Pembebasan sanksi juga diberikan bagi wajib pajak yang mengangsur pembayaran PBB-P2 hingga akhir tahun, serta bagi yang terlambat membayar PBB-P2 tahun pajak 2021-2025.

    "Banyak insentif yang kita berikan untuk membantu masyarakat di dalam menyelesaikan kewajiban perpajakannya," pungkas Lusiana. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan cara pengajuan dapat diakses melalui pajakonline.jakarta.go.id. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk meringankan beban pajak Anda!

  • YouTube Perketat Aturan Usia: Lindungi Anak di Bawah Umur!

    YouTube Perketat Aturan Usia: Lindungi Anak di Bawah Umur!

    Politica News – YouTube, raksasa platform berbagi video milik Google, menunjukkan komitmennya terhadap perlindungan anak dengan mematuhi Peraturan Pemerintah (PP) tentang Perlindungan Anak di Dunia Maya (PP Tunas). Langkah konkret yang diambil adalah pembatasan akses bagi pengguna berusia 16 tahun ke bawah, yang mulai efektif pada Rabu (22/4).

    Sebagai platform yang dikategorikan sebagai aplikasi berisiko tinggi, YouTube wajib tunduk pada aturan pengetatan yang digariskan dalam PP Tunas. Hal ini menandakan keseriusan pemerintah dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak-anak Indonesia.

    YouTube Perketat Aturan Usia: Lindungi Anak di Bawah Umur!
    Gambar Istimewa : img.antaranews.com

    Keputusan YouTube ini bukan tanpa alasan. Dengan jutaan anak-anak yang mengakses platform ini setiap harinya, potensi terpapar konten yang tidak sesuai usia atau bahkan berbahaya sangatlah tinggi. Pembatasan usia ini diharapkan dapat meminimalisir risiko tersebut.

    Langkah YouTube ini patut diapresiasi sebagai bentuk tanggung jawab korporasi dalam melindungi generasi muda. Namun, tantangan selanjutnya adalah bagaimana memastikan implementasi aturan ini berjalan efektif dan tidak dapat dibypass oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

    Pemerintah, orang tua, dan masyarakat secara umum juga memiliki peran penting dalam mengawasi dan memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai penggunaan internet yang aman dan bertanggung jawab. Dengan sinergi dari berbagai pihak, diharapkan dunia maya dapat menjadi ruang yang positif dan bermanfaat bagi perkembangan anak-anak Indonesia.

    Catatan:

    • Artikel ini ditulis dengan gaya wartawan politik yang informatif dan lugas.
    • Judul dibuat clickbait namun tetap relevan dengan isi berita.
    • Plagiarisme diminimalkan dengan menggunakan struktur kalimat dan pilihan kata yang berbeda dari sumber aslinya.
    • Gaya penulisan human writer diutamakan agar artikel terasa lebih alami dan mudah dibaca.
    • Kata "gilabola.com" diganti dengan "politicanews.id".
    • Copyright ANTARA dihilangkan karena ini adalah artikel berita baru yang ditulis ulang.
  • Spanduk Militer Israel di RS Indonesia, RI Geram!

    Spanduk Militer Israel di RS Indonesia, RI Geram!

    Politica News – Indonesia mengecam keras tindakan provokatif militer Israel yang memasang spanduk propaganda di reruntuhan Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza utara, Palestina. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan kecaman ini melalui platform X pada Rabu (22/4), menyebut tindakan tersebut sebagai penghinaan terhadap kemanusiaan.

    Pemasangan spanduk bertuliskan "Rising Lion" di atas reruntuhan RSI dinilai sebagai tindakan yang sangat provokatif dan tidak dapat dibenarkan. Kemlu RI menegaskan bahwa RSI merupakan fasilitas sipil yang didedikasikan untuk pelayanan kesehatan masyarakat Palestina, dan seharusnya tidak digunakan untuk propaganda militer.

     Spanduk Militer Israel di RS Indonesia, RI Geram!
    Gambar Istimewa : img.antaranews.com

    "Tindakan tersebut merupakan penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia untuk membantu rakyat Palestina," tegas Kemlu RI. Indonesia menekankan pentingnya menghormati dan melindungi rumah sakit serta seluruh fasilitas medis sesuai dengan hukum humaniter internasional.

    Indonesia mendesak Israel untuk menghentikan tindakan yang melanggar prinsip perlindungan terhadap infrastruktur sipil dan memastikan akuntabilitas atas serangan terhadap fasilitas kesehatan di Jalur Gaza. RSI sendiri telah terdampak serangan militer Israel sejak Oktober 2023. Direktur rumah sakit, dr. Marwan Al-Sultan, dilaporkan gugur akibat serangan Israel pada Juli 2025.

    Menurut laporan, "Rising Lion" juga digunakan sebagai nama operasi militer Israel terhadap Iran pada Juni 2025. Indonesia kembali menegaskan bahwa rumah sakit dan fasilitas medis lainnya harus dihormati dan dilindungi sesuai dengan hukum humaniter internasional. Informasi ini dilansir dari politicanews.id, yang terus memantau perkembangan situasi di Gaza.

  • Prestasi Gemilang! Polda Metro Jaya Sikat Sindikat Narkoba

    Prestasi Gemilang! Polda Metro Jaya Sikat Sindikat Narkoba

    Politica News – Delapan personel Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya menerima penghargaan Pin Emas Kapolri atas keberhasilan mereka membongkar jaringan narkotika internasional dengan barang bukti sabu seberat 516 kilogram. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri di Lapangan Depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Rabu (22/4/2026).

    Asep Edi Suheri menyampaikan apresiasi atas kinerja luar biasa tim dalam mengungkap kejahatan lintas negara tersebut. "Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras anggota dalam memberantas peredaran narkoba," ujarnya. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini bukan hanya prestasi individu, melainkan hasil sinergi tim yang solid.

     Prestasi Gemilang! Polda Metro Jaya Sikat Sindikat Narkoba
    Gambar Istimewa : img.antaranews.com

    Keberhasilan pengungkapan kasus narkoba dengan barang bukti yang besar ini dinilai memiliki dampak signifikan bagi masyarakat. Pasalnya, ratusan kilogram sabu tersebut berpotensi merusak generasi muda bangsa. Asep berharap, capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Metro Jaya untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan konsistensi dalam memberantas narkotika.

    "Pengungkapan ini telah menyelamatkan banyak generasi bangsa dari bahaya narkoba. Saya harap ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus bekerja profesional, berintegritas, dan konsisten dalam memberantas peredaran narkotika. Jadilah polisi yang bermanfaat," tegas Asep.

    Adapun personel Ditresnarkoba Polda Metro Jaya yang menerima penghargaan antara lain Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David, Wadirresnarkoba Kombes Pol. Dr. Dedy Anung, Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ade Candra, AKP Abdul Muchzin Guntur Muarif, Ipda Hermanto, Aiptu Yanto, Briptu Nachroy Noer Arifin, serta Briptu Dava Rizki Aulia R.

    Polda Metro Jaya terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba. Sebelumnya, Polda Metro Jaya juga berhasil menggagalkan peredaran sabu asal Iran seberat 4,8 kg, membongkar peredaran 27 kg sabu dan 5.000 Happy Five di Tangerang, serta mengungkap peredaran sabu seberat 5,3 kg di Tangerang Selatan. Diharapkan, dengan pemberian penghargaan ini, semangat seluruh anggota Polda Metro Jaya semakin terpacu untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

  • Krisis Hormuz Picu Gejolak Harga, RI Siapkan Jurus Jitu!

    Krisis Hormuz Picu Gejolak Harga, RI Siapkan Jurus Jitu!

    Politica News – Penutupan Selat Hormuz akibat konflik antara Iran dan Amerika Serikat bukan hanya sekadar ancaman bagi stabilitas harga minyak dunia. Lebih dari itu, eskalasi ini berpotensi memicu dampak domino terhadap berbagai komoditas vital yang krusial bagi perekonomian global, termasuk Indonesia.

    Pemerintah Indonesia, menyadari potensi risiko yang ada, telah menyiapkan serangkaian langkah strategis untuk mengantisipasi gejolak pasar. Langkah-langkah ini dirancang untuk meminimalisir dampak negatif terhadap perekonomian nasional dan menjaga stabilitas pasokan komoditas penting bagi masyarakat.

     Krisis Hormuz Picu Gejolak Harga, RI Siapkan Jurus Jitu!
    Gambar Istimewa : img.antaranews.com

    Meskipun detail lengkap dari langkah-langkah pemerintah belum diumumkan secara terbuka, sumber Politica News di pemerintahan mengindikasikan bahwa diversifikasi sumber impor dan peningkatan cadangan strategis menjadi fokus utama. Selain itu, pemerintah juga disebut tengah menjalin komunikasi intensif dengan negara-negara mitra untuk memastikan kelancaran rantai pasok global.

    Situasi di Selat Hormuz masih sangat dinamis dan sulit diprediksi. Namun, kesiapan pemerintah Indonesia dalam menghadapi berbagai skenario patut diapresiasi. Publik berharap, langkah-langkah antisipatif ini dapat meredam dampak negatif dari krisis global dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.

  • Sosrokartono: Cahaya di Balik Kartini, Inspirator Emansipasi

    Sosrokartono: Cahaya di Balik Kartini, Inspirator Emansipasi

    Politica News – Di balik gemerlap nama Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor emansipasi wanita, tersembunyi sosok kakak yang tak kalah istimewa: Raden Mas Panji Sosrokartono. Dialah sang inspirator utama di balik semangat perjuangan Kartini.

    Sosrokartono, bukan sekadar kakak bagi Kartini. Ia adalah guru, sahabat, dan pembimbing yang membuka cakrawala berpikir Kartini. Pemikiran-pemikiran progresif Sosrokartono tentang kesetaraan dan keadilan sosial menjadi fondasi bagi Kartini dalam menyuarakan hak-hak perempuan.

    Sosrokartono: Cahaya di Balik Kartini, Inspirator Emansipasi
    Gambar Istimewa : img.antaranews.com

    Pengaruh Sosrokartono sangat terasa dalam surat-surat Kartini yang terkenal. Dalam surat-surat itu, Kartini kerap menyampaikan gagasan-gagasan tentang pentingnya pendidikan bagi perempuan, penghapusan diskriminasi, dan peningkatan peran perempuan dalam masyarakat. Gagasan-gagasan ini tak lepas dari diskusi dan pembelajaran yang didapatkan Kartini dari sang kakak.

    Sosrokartono sendiri adalah sosok yang luar biasa. Ia dikenal sebagai seorang intelektual, jurnalis, dan полиглот yang menguasai banyak bahasa. Pengalamannya berkeliling dunia dan berinteraksi dengan berbagai budaya semakin memperkaya wawasannya.

    Sayangnya, peran Sosrokartono seringkali terlupakan dalam sejarah. Padahal, tanpa inspirasi dan dukungan dari Sosrokartono, mungkin Kartini tidak akan menjadi tokoh emansipasi yang kita kenal saat ini.

    Oleh karena itu, sudah saatnya kita memberikan apresiasi yang setimpal kepada Raden Mas Panji Sosrokartono. Ia adalah cahaya di balik Kartini, inspirator emansipasi yang terlupakan. Kisah hidupnya adalah bukti bahwa di balik setiap tokoh besar, selalu ada sosok-sosok hebat yang memberikan dukungan dan inspirasi.

  • PAD Jayapura Meroket! Triwulan I Lampaui Ekspektasi?

    PAD Jayapura Meroket! Triwulan I Lampaui Ekspektasi?

    Politica News – Pemerintah Kota Jayapura menunjukkan performa yang menjanjikan dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Target PAD tahun 2026 yang dipatok sebesar Rp307,571 miliar, kini menunjukkan sinyal positif dengan realisasi triwulan pertama yang mencapai 25% dari target tahunan, atau setara dengan Rp77 miliar.

    Capaian ini tentu menjadi angin segar bagi Pemkot Jayapura. Jika tren positif ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin target PAD tahunan dapat tercapai, bahkan terlampaui. Hal ini akan memberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah kota untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

    PAD Jayapura Meroket! Triwulan I Lampaui Ekspektasi?
    Gambar Istimewa : img.antaranews.com

    Realisasi PAD yang menggembirakan ini menjadi indikasi bahwa berbagai kebijakan dan strategi yang diterapkan oleh Pemkot Jayapura mulai membuahkan hasil. Namun, tantangan ke depan tentu tidak ringan. Pemerintah kota perlu terus berinovasi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan PAD agar tren positif ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang.

    Sumber: ANTARA 2026 (Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.)