Kategori: Politik

  • Anak Muda Ogah Politik? Program Ini Jadi Jawaban!

    Anak Muda Ogah Politik? Program Ini Jadi Jawaban!

    Politica News – Partisipasi generasi muda dalam ranah politik praktis di Indonesia mengalami penurunan yang cukup mengkhawatirkan. Data dari Katadata Insight Center mengungkap bahwa meskipun mayoritas pemuda menggunakan hak pilihnya, hanya segelintir yang benar-benar terlibat dalam pendidikan politik (16%) atau aktif dalam partai politik sebagai anggota atau relawan (kurang dari 10%).

    Kondisi ini mengindikasikan bahwa keterlibatan politik anak muda cenderung pasif. Mereka belum memiliki akses yang memadai untuk berpartisipasi secara substansial, mulai dari memahami mekanisme partai, merumuskan kebijakan, hingga membangun komunikasi politik yang efektif.

     Anak Muda Ogah Politik? Program Ini Jadi Jawaban!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Menyadari tantangan ini, beberapa partai politik mulai mengambil inisiatif untuk membuka pintu bagi generasi muda. Salah satunya adalah melalui program magang bernama Political Development Program (PDP). Program ini menjadi angin segar bagi mahasiswa semester akhir dan lulusan baru yang ingin mendalami seluk-beluk dunia politik.

    PDP telah memasuki angkatan (batch) ke-3 dan selalu menarik minat yang besar, dengan lebih dari 500 pendaftar setiap periode. Hal ini menunjukkan bahwa minat generasi muda terhadap politik sebenarnya masih ada, hanya saja membutuhkan wadah dan kesempatan yang tepat untuk berkembang. Program-program seperti PDP diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara generasi muda dan dunia politik, serta mendorong partisipasi yang lebih aktif dan konstruktif.

  • CMNP Gugat? MNC Asia Holding Ungkap 44 Bukti Surat!

    CMNP Gugat? MNC Asia Holding Ungkap 44 Bukti Surat!

    Politica News – Sidang lanjutan perkara perdata antara PT MNC Asia Holding Tbk dan PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) kembali bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025). Kali ini, MNC Asia Holding menunjukkan keseriusannya dengan menyerahkan sejumlah bukti surat yang diklaim mampu membungkam argumentasi pihak penggugat.

    Belliandry Rudy, salah satu anggota tim kuasa hukum MNC Asia Holding, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyerahkan total 44 surat sebagai bukti. Menurutnya, bukti-bukti ini secara signifikan meruntuhkan dalil-dalil yang diajukan oleh CMNP dalam gugatannya.

    CMNP Gugat? MNC Asia Holding Ungkap 44 Bukti Surat!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    "Jadi, bukti surat yang kami ajukan ada 44. Kami sudah menyampaikan bukti-bukti yang kami rasa mematahkan dalil lawan," tegas Rudy kepada awak media usai persidangan. Pihak MNC Asia Holding optimis bahwa bukti-bukti yang diajukan akan memperkuat posisi mereka dalam menghadapi gugatan CMNP.

  • Zakat 2025: Kemenag Siapkan Jurus Baru Pasca Putusan MK!

    Zakat 2025: Kemenag Siapkan Jurus Baru Pasca Putusan MK!

    Politica News – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait uji materi Undang-Undang Pengelolaan Zakat Tahun 2025 menjadi titik balik penting bagi pengelolaan zakat di Indonesia. Kementerian Agama (Kemenag) bergerak cepat dengan menyiapkan Peraturan Menteri Agama (PMA) sebagai tindak lanjut dari putusan tersebut.

    Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Waryono Abdul Ghafur, menyampaikan hal ini dalam sebuah seminar di UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat. Menurutnya, putusan MK ini adalah momentum krusial untuk memperkuat tata kelola zakat nasional secara proporsional.

    Zakat 2025: Kemenag Siapkan Jurus Baru Pasca Putusan MK!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Kemenag, kata Waryono, tengah menyusun langkah-langkah strategis. "Setelah undang-undang revisi itu jadi, kami akan mengikuti amanah undang-undang. Kami juga sekarang ini on going process ya, menyusun misalnya Peraturan Menteri Agama (PMA)," ujarnya, Rabu (8/10/2025). Ia menambahkan, penyusunan PMA ini juga mempertimbangkan amanah dari undang-undang yang berlaku, terutama terkait pendayagunaan zakat produktif.

    Fokus utama dalam penyusunan regulasi ini adalah memperkuat peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam perencanaan program zakat nasional. Waryono menyoroti bahwa selama ini perencanaan Baznas belum sepenuhnya terintegrasi dengan dokumen perencanaan pembangunan nasional. Dengan putusan JR UU Pengelolaan Zakat 2025, Kemenag ingin menempatkan secara proporsional peran masing-masing lembaga pengelola zakat, termasuk Baznas, Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan pemerintah.

    "Jadi di dalam undang-undang itu, Baznas itu fungsinya perencanaan. Dan selama ini perencanaan Baznas itu belum merujuk kepada RPJM, belum merujuk kepada Renstra, belum merujuk kepada RKT. Sehingga misalnya sekarang ada Inpres Nomor 8 Tahun 2025, itu juga mesti harus menjadi rujukan," jelasnya.

    Waryono juga menyinggung struktur Baznas yang melibatkan unsur dari Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan Kemenag. "Sebenarnya posisi mereka itu kurang lebih sebagai pengawas atau minimal penyeimbang. Namun dalam praktiknya, hal ini mungkin belum sepenuhnya sesuai dengan visi awal," pungkasnya dikutip dari politicanews.id.

  • Koruptor "Sakit", KPK Tak Kenal Ampun!

    Koruptor "Sakit", KPK Tak Kenal Ampun!

    Politica News – Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, menegaskan bahwa lembaga antirasuah itu tidak akan pernah berhenti memberantas para pelaku korupsi. KPK terus bergerak menangani berbagai kasus, menjerat tersangka dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat rendahan hingga tokoh-tokoh penting.

    Novel, yang kini menjabat sebagai Wakil Kepala Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara, menjelaskan bahwa tindakan KPK dalam menangani kasus korupsi sebenarnya merupakan upaya untuk kebaikan para pelaku itu sendiri. "Dia (koruptor) berbuat curang, berkhianat, maka ketika itu ditangani KPK merupakan sesuatu yang bagus agar dia tak berbuat lagi," ungkap Novel dalam sebuah podcast di YouTube Sindonews, Rabu (8/11/2023).

     Koruptor "Sakit", KPK Tak Kenal Ampun!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Menurutnya, tindakan korupsi bukanlah sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba. Ada masalah mendalam dalam mentalitas atau kondisi psikologis yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan tersebut. Dengan kata lain, Novel mengisyaratkan bahwa para koruptor adalah "orang sakit" yang perlu disembuhkan melalui proses hukum dan pembinaan.

  • Riza Chalid Berkantong Dua? Kejagung Buka Suara!

    Riza Chalid Berkantong Dua? Kejagung Buka Suara!

    Politica News – Isu kepemilikan dua paspor oleh M. Riza Chalid, tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak di PT Pertamina, mencuat ke permukaan. Kejaksaan Agung (Kejagung) angkat bicara terkait kebenaran informasi tersebut.

    "Nah, itu saya tidak tahu, yang bersangkutan memiliki atau tidak. Sampai saat ini kami belum mendapat informasi pasti apakah yang bersangkutan memiliki dua paspor atau tidaknya," ungkap Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, pada Selasa (7/10/2025).

    Riza Chalid Berkantong Dua? Kejagung Buka Suara!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Kendati demikian, Anang menegaskan bahwa Riza Chalid tetap berstatus tersangka dalam kasus korupsi yang menjeratnya. Kejagung terus berupaya untuk membawa Riza Chalid kembali ke Indonesia guna menjalani proses hukum.

    Upaya tersebut meliputi pengajuan permohonan pencabutan paspor dan penerbitan red notice ke Interpol. Selain itu, penyidik juga aktif berkoordinasi dengan negara-negara tetangga untuk melacak keberadaan Riza Chalid.

    Langkah serupa juga ditempuh Kejagung dalam upaya menghadirkan tersangka kasus dugaan korupsi chromebook, Jurist Tan, yang saat ini juga berada di luar negeri.

    "Penyidik juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan negara-negara tetangga dalam rangka berusaha menghadirkan yang bersangkutan," pungkas Anang.

  • Indonesia Siap Jadi Destinasi Wisata Pintar? SGU Gelar Diskusi!

    Indonesia Siap Jadi Destinasi Wisata Pintar? SGU Gelar Diskusi!

    Politica News – Swiss German University (SGU) bersama Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Tangerang Selatan menggelar seminar publik bertajuk "Indonesia Smart Destination: Shaping the Future of Travel" di Serpong, Tangerang, Senin (6/10/2025). Acara ini menjadi bagian dari perayaan World Tourism Day 2025, menandai kesiapan Indonesia dalam menyambut era transformasi digital di sektor pariwisata.

    Seminar ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan pemerintah, pelaku industri pariwisata, akademisi, hingga media nasional. Mereka berdiskusi secara terbuka mengenai arah baru pariwisata Indonesia di era digital yang semakin berkembang pesat.

    Indonesia Siap Jadi Destinasi Wisata Pintar? SGU Gelar Diskusi!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Rektor SGU, Samuel P Kusumocahyo, menekankan pentingnya peran dunia pendidikan dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan besar di sektor pariwisata. "World Tourism Day bukan hanya perayaan, tetapi momentum refleksi dan kolaborasi. SGU menghadirkan ruang di mana mahasiswa, profesional, dan pemangku kepentingan dapat bersama-sama mencari solusi inovatif bagi masa depan pariwisata Indonesia," ujarnya.

    Menurutnya, generasi muda Indonesia memiliki peran sentral dalam menciptakan destinasi pintar yang berkelanjutan dan berdaya saing global. Oleh karena itu, selain seminar, acara ini juga mengadakan kompetisi video pendek untuk pelajar SMA. Kompetisi ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus meningkatkan kesadaran mereka terhadap tren pariwisata digital. Diharapkan, melalui kegiatan ini, generasi muda dapat berkontribusi aktif dalam mengembangkan pariwisata Indonesia yang cerdas dan berkelanjutan.

  • Gizi Anak Bangsa Prioritas, Jangan Politisasi MBG!

    Politica News – Direktur Eksekutif Veritas Institut, Aldi Tahir, menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dilihat sebagai investasi sosial jangka panjang, bukan sekadar proyek sesaat. Pernyataan ini muncul di tengah sorotan terhadap implementasi program MBG yang baru berjalan. Aldi mengingatkan agar politisasi masalah teknis tidak mengaburkan tujuan utama program, yaitu meningkatkan gizi anak-anak Indonesia dan memperkuat ekonomi rakyat.

    Aldi menegaskan, "MBG merupakan investasi sosial jangka panjang. Kita bicara tentang masa depan anak-anak Indonesia, bukan sekadar proyek makan siang. Jadi jangan dipolitisasi. Fokusnya adalah memperbaiki tata kelola dan memastikan manfaatnya terus berlanjut," ujarnya di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

    Gizi Anak Bangsa Prioritas, Jangan Politisasi MBG!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Veritas Institut memandang bahwa respons cepat dan tegas Presiden Prabowo Subianto terhadap insiden teknis dalam pelaksanaan MBG adalah langkah yang tepat. Tindakan korektif yang langsung diambil pemerintah menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan berorientasi pada solusi.

    Aldi menambahkan, "Kita harus fokus pada perbaikan sistem dan memastikan program ini berjalan efektif. Jangan sampai isu-isu teknis digunakan untuk mendiskreditkan program yang memiliki dampak positif bagi generasi penerus bangsa."

    Program MBG diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Oleh karena itu, dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk memastikan keberhasilan program ini.

  • Gaza Membara: Buruh & Ojol Geruduk Kedubes AS!

    Gaza Membara: Buruh & Ojol Geruduk Kedubes AS!

    Politica News – Dua tahun tragedi genosida di Gaza, Perhimpunan Pekerja Indonesia (PPI) bersama Federasi Serikat Pengemudi Daring (SPEED) dan Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB) bersiap menggelar aksi solidaritas besar-besaran. Aksi damai ini akan berlangsung pada Selasa, 7 Oktober 2025, dimulai pukul 13.00 WIB dengan long march dari Patung Kuda menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jakarta.

    Ricardo Lumalessil, Ketua Umum PPI, menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud kepedulian pekerja, buruh, dan pengemudi ojek online terhadap kemanusiaan. "Sebagai bagian dari bangsa yang mencintai kemerdekaan, kami terpanggil untuk menyuarakan penghentian genosida di Gaza, Palestina," ujarnya. Aksi ini mengusung narasi kuat: "Kami Tidak Netral – Kami Berpihak pada Kemanusiaan."

    Gaza Membara: Buruh & Ojol Geruduk Kedubes AS!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Ricardo menambahkan, "Kami bukan diplomat atau elite. Kami adalah buruh dan pengemudi yang merasakan penindasan dan pengorbanan. Kami tidak bisa diam. Gaza adalah luka kita semua." Aksi ini juga sebagai bentuk protes atas berlanjutnya agresi di Gaza, termasuk pengeboman, penghancuran fasilitas kesehatan, pembunuhan anak-anak, dan pemblokiran bantuan kemanusiaan.

    PPI juga menyoroti peran Amerika Serikat yang terus memberikan dukungan persenjataan kepada Israel. Mereka juga mengkritik lembaga internasional seperti PBB dan ILO yang dinilai kehilangan kredibilitas dalam menghentikan kekejaman di Gaza. Aksi ini diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat dan mendesak pemerintah AS untuk menghentikan dukungannya terhadap Israel serta mendorong penyelesaian konflik yang adil dan damai di Palestina.

  • Indonesia Unjuk Gigi di Belanda, Bikin Eropa Jatuh Hati!

    Indonesia Unjuk Gigi di Belanda, Bikin Eropa Jatuh Hati!

    Politica News – Perhimpunan Eropa untuk Indonesia Maju (Perinma) sukses menggelar acara "This is Indonesia" di Vught, Belanda, pada Sabtu (4/10/2025). Acara ini menjadi magnet bagi ratusan pengunjung, didominasi warga Belanda dan bahkan warga Jerman, yang ingin merasakan langsung kekayaan budaya Nusantara.

    Politica News – Berbeda dengan acara promosi Indonesia pada umumnya yang hanya menampilkan pertunjukan pasif, "This is Indonesia" menawarkan pengalaman interaktif yang unik. Pengunjung diajak untuk belajar membatik, memasak masakan Indonesia, menari tarian tradisional, bermain angklung, dan berbagai aktivitas menarik lainnya. Konsep ini terbukti efektif dalam memperkenalkan budaya Indonesia secara lebih mendalam dan personal.

    Indonesia Unjuk Gigi di Belanda, Bikin Eropa Jatuh Hati!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Politica News – Lebih dari sekadar pertunjukan budaya, acara ini juga menjadi wadah promosi bagi ratusan produk UMKM dari Yogyakarta dan sekitarnya. Yang menarik, Perinma sebagai organisasi nirlaba, menanggung seluruh biaya produksi dan pengiriman produk UMKM ke Eropa. Langkah ini menjadi bukti nyata dukungan Perinma terhadap UMKM Indonesia, membantu mereka memasarkan produknya di pasar Eropa tanpa harus menanggung risiko kerugian.

    Politica News – Inisiatif Perinma ini patut diapresiasi karena berbeda dengan upaya promosi UMKM lainnya yang seringkali hanya memberikan janji manis tanpa memberikan solusi konkret. Perinma hadir sebagai jembatan yang menghubungkan UMKM Indonesia dengan pasar Eropa, membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Kesuksesan acara "This is Indonesia" menjadi bukti bahwa budaya Indonesia memiliki daya tarik yang kuat di mata dunia, dan promosi yang tepat dapat memberikan dampak positif bagi UMKM dan perekonomian Indonesia. Informasi ini dilansir dari politicanews.id.

  • JATMAN Gandeng Uzbekistan, Spiritualitas Go Internasional!

    JATMAN Gandeng Uzbekistan, Spiritualitas Go Internasional!

    Politica News – Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) melebarkan sayap ke kancah internasional melalui kerja sama strategis dengan Universitas Teknik Negeri Bukhara (BSTU) Republik Uzbekistan. Kemitraan ini difokuskan pada pengembangan pendidikan, penguatan spiritualitas, dan peningkatan pemahaman lintas budaya. Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Pengurus Pusat JATMAN atau Idarah Aliyyah kepada awak media di Jakarta, (06/10/2025).

    Kerja sama monumental ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Mudir ‘Ali JATMAN, Prof. Dr. Ali Masykur Musa, dan Rektor BSTU, Siddikova Sadokat. Langkah ini menandai komitmen bersama untuk memperluas wawasan keilmuan dan spiritualitas Islam.

    JATMAN Gandeng Uzbekistan, Spiritualitas Go Internasional!
    Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

    Adapun poin-poin penting dalam kerja sama ini meliputi:

    • Riset Kolaboratif: Proyek penelitian bersama yang mendalam tentang tasawuf, spiritualitas Islam, dan pendidikan moral.
    • Forum Akademik Internasional: Penyelenggaraan konferensi, seminar, dan forum akademik bertaraf internasional untuk membahas isu-isu terkait.
    • Pertukaran Sumber Daya: Program pertukaran mahasiswa, dosen, dan peneliti untuk memperkaya perspektif dan pengalaman.
    • Publikasi Bersama: Penerbitan karya ilmiah, penerjemahan, dan penyebaran pengetahuan untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
    • Pengembangan Program dan Pusat Studi: Pengembangan program studi bersama dan pendirian pusat-pusat akademik, termasuk Dewan Naqsybandi di BSTU.

    Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi jembatan penghubung antara tradisi spiritual Islam Nusantara yang kaya dengan dunia akademis internasional, khususnya di kawasan Asia Tengah. Dengan demikian, JATMAN dan BSTU berkomitmen untuk berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai spiritualitas.