politicanews.id – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melayangkan desakan keras agar penanganan krisis pengungsi internal di Papua segera menjadi prioritas utama. Langkah sigap ini dinilai krusial untuk menyelamatkan masa depan generasi muda serta Orang Asli Papua (OAP) dari ancaman kehilangan potensi dan hak-hak dasar mereka.
Pernyataan ini disampaikan Ketua Tim Papua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro, usai pertemuan strategis dengan Panitia Khusus (Pansus) Papua DPD RI di Jakarta. Diskusi mendalam tersebut, yang berlangsung pada Kamis (3/9), menyoroti berbagai aspek situasi HAM di Bumi Cenderawasih, termasuk eskalasi konflik, kekerasan, serta dampak serius terhadap masyarakat yang terpaksa mengungsi.

Atnike menegaskan, kondisi pengungsian yang berlarut-larut berpotensi besar merampas akses vital masyarakat terhadap layanan dasar. Pendidikan, kesehatan, dan kesempatan kerja menjadi terhambat, menciptakan lingkaran setan kemiskinan dan ketidakpastian bagi para korban. Wilayah seperti Yahukimo, Mimika, dan Nabire menjadi saksi bisu gelombang pengungsian akibat intensitas konflik bersenjata.

Related Post
Oleh karena itu, Komnas HAM menyerukan penguatan koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah di Papua. Sinergi ini diharapkan mampu merumuskan dan melaksanakan solusi komprehensif untuk mengatasi persoalan pengungsian yang mendesak.
Selain isu pengungsi, pertemuan penting ini juga membahas tantangan HAM lain di Papua, dengan tujuan menciptakan situasi yang lebih kondusif dan damai. Komnas HAM, melalui Tim Papua, berkomitmen penuh untuk memastikan tanggung jawab negara dalam pemenuhan dan perlindungan HAM terlaksana secara optimal.
Sebagai tindak lanjut, Komnas HAM dan Pansus Papua DPD RI sepakat untuk terus menjalin sinergi dan koordinasi. Komitmen bersama ini diharapkan mampu mendorong langkah-langkah strategis demi terwujudnya perdamaian abadi di Papua. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Atnike Nova Sigiro, Amiruddin Al Rahab, dan Abdul Haris Semendawai dari Komnas HAM, serta Ketua Pansus Papua DPD RI Yorrys Raweyai bersama anggota lainnya.








Tinggalkan komentar