Bank Tabungan Negara BTN berhasil membukukan kinerja keuangan yang luar biasa hingga Mei 2026 Laba bersih konsolidasi perseroan melesat tajam mencapai Rp1,85 triliun Angka ini menunjukkan peningkatan fantastis sebesar 54,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp1,19 triliun
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengungkapkan pencapaian gemilang ini menegaskan fundamental bisnis perusahaan yang sangat kokoh di tengah gejolak ekonomi global Menurut Nixon sektor perumahan yang menjadi fokus utama BTN masih menyimpan potensi pertumbuhan yang masif Kebutuhan akan hunian layak bagi masyarakat adalah fundamental dan tak akan pernah padam

Rumah bukan sekadar instrumen investasi semata melainkan kebutuhan primer setiap individu Selama masyarakat memerlukan tempat tinggal yang layak permintaan akan pembiayaan perumahan akan terus mengalir tegas Nixon Ia menambahkan BTN berkomitmen penuh memperkuat ekosistem perumahan nasional melalui transformasi bisnis dan inovasi layanan terkini guna mendukung pemenuhan kebutuhan rumah serta layanan keuangan pelengkap lainnya

Related Post
Merujuk laporan keuangan bulanan konsolidasi perseroan lonjakan laba hingga Mei 2026 ini didorong oleh beberapa faktor kunci Pendapatan bunga bersih atau Net Interest Income NII BTN misalnya tercatat sebesar Rp7,11 triliun Angka ini melonjak 14,97 persen dari Rp6,18 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya
Di sektor intermediasi total kredit dan pembiayaan konsolidasi BTN mencapai Rp403,06 triliun hingga Mei 2026 Angka ini tumbuh signifikan 9,97 persen dari Rp366,52 triliun pada Mei 2025 Tak hanya itu penghimpunan dana pihak ketiga DPK secara konsolidasi juga ikut meroket mencapai Rp434,03 triliun atau naik 9,11 persen dibandingkan Rp397,78 triliun di periode yang sama tahun lalu
Kesehatan operasional perusahaan juga terlihat dari laba operasional konsolidasi BTN yang menembus Rp2,39 triliun hingga Mei 2026 Ini merupakan peningkatan impresif sebesar 58,37 persen dari Rp1,51 triliun pada Mei 2025 Sementara itu Pre Provision Operating Profit PPOP BTN Group mencapai Rp3,73 triliun atau naik 12,56 persen dari Rp3,31 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya










Tinggalkan komentar