politicanews.id – Raksasa teknologi milik Elon Musk, SpaceX, tengah menyiapkan langkah besar untuk mengguncang industri telekomunikasi global. Melalui layanan Starlink Mobile, perusahaan ini berencana membangun jaringan seluler 5G terestrial berskala nasional di Amerika Serikat dengan menggandeng Qualcomm Technologies.
Kolaborasi strategis ini akan memanfaatkan platform canggih Qualcomm Dragonwing guna menciptakan infrastruktur seluler yang sangat kuat. Dengan dukungan teknologi Massive MIMO berkapasitas tinggi, jaringan ini dirancang untuk memiliki jangkauan luas serta efisiensi daya yang luar biasa. Penggunaan arsitektur radio canggih dengan 64 jalur transmisi dan penerimaan dipastikan mampu menangani lonjakan lalu lintas data secara masif tanpa kendala.

Michael Nicolls selaku Senior Vice President Starlink mengungkapkan bahwa visi utama mereka adalah menciptakan integrasi sempurna antara jaringan satelit dan jaringan darat. Tujuannya agar setiap pengguna dapat menikmati koneksi internet tanpa putus di lokasi mana pun mereka berada.

Related Post
Langkah ambisius ini bukan tanpa alasan. Kehadiran Starlink Mobile dipandang sebagai ancaman serius bagi para pemain lama di pasar Amerika Serikat. Dengan teknologi mutakhir ini, SpaceX secara terang-terangan menantang dominasi operator seluler raksasa seperti AT&T, T-Mobile, dan Verizon dalam memperebutkan pasar layanan seluler di Negeri Paman Sam.










Tinggalkan komentar