politicanews.id – Alexander Zverev kembali menunjukkan taringnya di atas lapangan tenis dunia setelah berhasil melumat Quentin Halys dalam laga sengit di Shanghai Masters Minggu. Kemenangan dramatis ini bukan sekadar kemenangan biasa karena menjadi catatan kemenangan ke-60 bagi petenis asal Jerman tersebut sepanjang musim 2026.
Pertandingan yang berlangsung selama lebih dari dua jam di Qizhong Forest Sports City Arena ini sempat membuat pendukung Zverev tegang. Sempat gagal memanfaatkan dua peluang match point pada set kedua lewat drama tie-break petenis peringkat dua dunia ini tetap mampu menjaga ketenangannya. Zverev akhirnya menutup laga dengan skor 6-4 6-7 6-3 sekaligus membuktikan kelasnya sebagai pemain elit.

Strategi baru yang diterapkan Zverev musim ini terbukti sangat efektif. Berbeda dengan masa awal kariernya yang mencoba tampil maksimal di setiap turnamen kini ia lebih selektif dalam memilih ajang untuk mencapai puncak performa. Hasilnya sangat manis dengan raihan dua gelar Grand Slam serta penampilan gemilang di final Wimbledon tahun ini.

Related Post
Kemenangan ini membawa Zverev selangkah lebih dekat untuk menggeser posisi Jannik Sinner sebagai pemain nomor satu dunia. Sinner yang harus mengakhiri musim lebih awal akibat cedera lutut kini terancam posisinya. Jika Zverev mampu melaju hingga babak semifinal di Shanghai ia berpeluang besar mengamankan gelar ATP Nomor 1 Akhir Tahun paling cepat pada awal November mendatang.
Langkah Zverev selanjutnya tidak akan mudah karena ia dijadwalkan berhadapan dengan Alexander Bublik di babak keempat. Petenis Kazakhstan tersebut datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah menumbangkan Brandon Nakashima lewat laga tiga set yang penuh dengan servis ace mematikan.










Tinggalkan komentar