Tragedi Roma di Bergamo: Zona UCL Menjauh!

Tragedi Roma di Bergamo: Zona UCL Menjauh!

Politica News – Pukulan telak menghantam AS Roma di markas Atalanta, New Balance Arena, Minggu dini hari WIB. Kekalahan tipis 0-1 tak hanya merenggut tiga poin krusial, namun juga secara dramatis menggeser Giallorossi dari zona empat besar Liga Italia 2025/26, mempertaruhkan ambisi mereka di kancah Eropa.

Gol tunggal yang menjadi mimpi buruk bagi serigala ibu kota dicetak oleh bek muda Atalanta, Giorgio Scalvini, di babak pertama. Hasil ini memaksa Roma turun ke peringkat kelima klasemen sementara dengan 33 poin, disalip oleh Juventus yang, meski memiliki poin sama, unggul dalam produktivitas gol. Sementara itu, La Dea, julukan Atalanta, berhasil merangkak naik ke posisi kedelapan dengan koleksi 25 poin dari 18 pertandingan, sebagaimana dilaporkan politicanews.id dari laman resmi Serie A.

Tragedi Roma di Bergamo: Zona UCL Menjauh!
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Pertandingan sejatinya dibuka dengan ancaman serius dari AS Roma. Pada menit ketujuh, kesalahan fatal backpass Ederson nyaris berbuah petaka ketika Paulo Dybala berhasil memotong bola dan menyodorkannya kepada Evan Ferguson. Namun, tembakan penyerang asal Irlandia itu masih mampu dimentahkan oleh kiper Atalanta, Marco Carnesecchi, dan bola muntah yang kembali disambar Ferguson pun sigap dihalau oleh Sead Kolasinac di depan gawang. Sebuah peluang emas yang terbuang sia-sia, menjadi pertanda awal kesulitan Roma.

COLLABMEDIANET

Atalanta, yang bermain di hadapan pendukungnya, tak menyia-nyiakan kesempatan. Hanya lima menit berselang, tepatnya pada menit ke-12, Giorgio Scalvini muncul sebagai pahlawan. Berawal dari situasi sepak pojok yang terencana apik, Scalvini sukses menuntaskan peluang tersebut dan membobol gawang Mile Svilar. Sempat terjadi ketegangan saat gol ditinjau Video Assistant Referee (VAR) untuk kemungkinan pelanggaran terhadap Svilar, namun keputusan wasit tetap mengesahkan gol tersebut, mengubah skor menjadi 1-0 dan memberikan keunggulan moral bagi tuan rumah.

Tuan rumah bahkan sempat menggandakan keunggulan pada menit ke-28 melalui sundulan Gianluca Scamacca yang memanfaatkan umpan silang akurat. Namun, lagi-lagi VAR menjadi penentu. Setelah peninjauan cermat, gol tersebut dianulir karena Scamacca terbukti lebih dulu berada dalam posisi offside. Momen ini menunjukkan betapa tipisnya garis antara kemenangan dan kekalahan di Serie A, sekaligus menjaga asa Roma untuk bangkit.

Memasuki babak kedua, Roma berusaha keras meningkatkan intensitas serangan. Peluang terbaik datang pada menit ke-50 ketika Ferguson kembali memaksa Carnesecchi melakukan penyelamatan satu tangan yang krusial. Namun, di tengah gempuran yang sporadis, Giallorossi kesulitan menciptakan peluang bersih yang benar-benar mengancam di sisa laga. Frustrasi mulai terlihat di wajah para pemain. Sebaliknya, Atalanta justru hampir menambah gol di masa injury time, namun tendangan Krstovic berhasil digagalkan dengan sigap oleh Svilar, memastikan skor tetap 1-0 hingga peluit panjang berbunyi.

Kekalahan ini bukan sekadar kehilangan tiga poin; ini adalah pukulan strategis dalam perebutan tiket Liga Champions. Persaingan di papan atas Serie A memang dikenal sangat ketat, dan setiap poin yang hilang bisa berakibat fatal. Juventus kini berdiri di atas Roma, menandakan bahwa perjalanan Giallorossi untuk kembali ke panggung elit Eropa akan semakin terjal. Di sisi lain, Atalanta menunjukkan determinasi mereka untuk terus bersaing di papan tengah atas, membuktikan bahwa mereka adalah tim yang patut diperhitungkan.

Bagi AS Roma, hasil ini menjadi cerminan bahwa konsistensi adalah kunci. Mereka harus segera berbenah dan menemukan kembali performa terbaiknya jika tidak ingin ambisi besar mereka di musim 2025/26 ini kandas di tengah jalan. Liga Italia masih panjang, namun setiap kekalahan, terutama yang menggeser posisi vital, akan selalu meninggalkan jejak pertanyaan tentang arah dan kekuatan tim.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar