politicanews.id – Pesta akbar perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Ibu Kota menyisakan tumpukan sampah yang masif. Namun, berkat kesigapan luar biasa, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta berhasil menuntaskan penanganan lebih dari 80 ton limbah yang terkumpul dari rangkaian upacara dan pesta rakyat. Volume sampah yang setara dengan 365 meter kubik ini menunjukkan skala kegiatan yang begitu besar.
Operasi bersih-bersih raksasa ini melibatkan 1.200 personel kebersihan yang bekerja tanpa henti dalam dua shift. Mereka menyisir berbagai titik vital perayaan, mulai dari kawasan Monumen Nasional (Monas), Bundaran Hotel Indonesia, hingga sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-Thamrin. Dedikasi para petugas memastikan kebersihan kota tetap terjaga di tengah euforia kemerdekaan.

Menurut Humas DLH DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, penanganan sampah dilakukan secara berkesinambungan sejak acara berlangsung hingga dini hari. Tujuannya jelas, mengembalikan kenyamanan ruang publik secepat mungkin agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. "Setelah rangkaian kegiatan selesai, petugas langsung melakukan pembersihan dan penyisiran secara bertahap hingga pagi hari agar ruang-ruang publik yang digunakan untuk perayaan kembali nyaman bagi masyarakat," ujarnya.

Related Post
Untuk mendukung misi kebersihan ini, DLH DKI mengerahkan armada lengkap. Sebanyak 16 truk typer anorganik, 12 mini dump truck, 12 truk compactor, dan 14 unit road sweeper dikerahkan. Tak ketinggalan, 35 unit dust bin dan 1.200 karung/plastik juga disiapkan. Fasilitas sanitasi pun tak luput dari perhatian, dengan 20 bus toilet, sembilan tangki air bersih, dan tujuh tangki air kotor siap sedia.
Selain membersihkan, DLH DKI juga aktif mengedukasi masyarakat dengan menempatkan tempat sampah terpilah di berbagai lokasi. Inisiatif ini bertujuan untuk menumbuhkan kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya. Yogi Ikhwan mengapresiasi peningkatan kesadaran warga. "Kami melihat semakin banyak masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan ruang publik. Ini yang ingin terus kami bangun bersama," tambahnya.
Pengelolaan kebersihan dalam acara berskala besar seperti ini, menurut Yogi, membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, penyelenggara, petugas, dan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan pelayanan kebersihan sekaligus mendorong upaya pengurangan sampah dari hulu. Semangat kebersamaan dalam merayakan kemerdekaan diharapkan juga tercermin dalam kepedulian menjaga kebersihan Ibu Kota.










Tinggalkan komentar