Terungkap Potensi Hutan Bikin Cuan 10 Kali Lipat

Terungkap Potensi Hutan Bikin Cuan 10 Kali Lipat

politicanews.id – Kementerian Kehutanan Kemenhut kini menggagas sebuah terobosan revolusioner untuk mendongkrak nilai ekonomi hutan Indonesia. Melalui skema multiusaha kehutanan pemerintah optimis potensi hutan dapat melesat hingga 10 kali lipat jauh melampaui model bisnis konvensional yang hanya bertumpu pada hasil kayu semata.

Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Kemenhut Laksmi Wijayanti dalam sebuah kesempatan di Jakarta Kamis lalu menyoroti rendahnya daya saing hutan. Menurutnya nilai ekonomi per hektare hutan saat ini masih sangat minim. "Jika kita masih berbisnis seperti sekarang jelas sekali hutan kita mengalami underpricing" ungkap Laksmi. Ia menambahkan tidak heran jika banyak pihak lebih memilih mengalihfungsikan lahan hutan untuk kepentingan lain yang dianggap lebih menguntungkan. Sebuah studi dari Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University bahkan menunjukkan nilai ekonomi langsung hutan hanya berkisar Rp4 juta per hektare setiap tahun. Angka ini sangat kontras dengan perkebunan kelapa sawit yang mampu menghasilkan hingga Rp40 juta per hektare per tahun.

Terungkap Potensi Hutan Bikin Cuan 10 Kali Lipat
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Untuk mengatasi disparitas ini pemerintah melalui Laksmi Wijayanti bertekad mengimplementasikan multiusaha kehutanan. Konsep ini memungkinkan pemanfaatan beragam potensi hutan secara simultan. Tidak hanya kayu hutan juga dapat menghasilkan produk non-kayu agroforestri jasa lingkungan wisata alam hingga perdagangan karbon. Pendekatan holistik ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang signifikan tanpa mengorbankan fungsi ekologis hutan yang vital.

COLLABMEDIANET

Laksmi menegaskan skema multiusaha berpotensi besar mendongkrak nilai ekonomi kawasan hutan hingga sepuluh kali lipat. Bahkan dengan fokus pada multiusaha agroforestri untuk cadangan pangan saja peningkatan tersebut sudah otomatis tercapai. Transformasi ini menjadi krusial mengingat model bisnis kehutanan yang selama ini hanya mengandalkan kayu kini menghadapi tantangan daya saing yang kian berat. Dengan demikian multiusaha kehutanan bukan sekadar opsi melainkan sebuah keharusan demi keberlanjutan hutan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar