Target Baru Ekonomi Indonesia di Bangladesh

Target Baru Ekonomi Indonesia di Bangladesh

politicanews.id – Langkah besar diambil pemerintah Indonesia untuk memperluas pengaruh ekonominya di kancah global. Wakil Menteri Luar Negeri RI Muhammad Anis Matta melakukan misi strategis ke Dhaka, Bangladesh, guna membuka keran kerja sama yang jauh lebih masif. Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan diplomatik biasa, melainkan upaya serius untuk mengamankan posisi Indonesia di salah satu pasar paling potensial di dunia Islam.

Bangladesh kini bukan lagi sekadar tetangga jauh, melainkan mitra dagang raksasa bagi Indonesia. Dengan nilai transaksi mencapai 4 miliar dolar AS atau setara Rp66,6 triliun pada 2025, negara ini menduduki posisi keempat mitra dagang terbesar Indonesia di lingkup Organisasi Kerja Sama Islam. Melihat potensi populasi gabungan kedua negara yang menembus angka 500 juta jiwa, target pertumbuhan ekonomi dua digit dalam satu dekade ke depan kini di depan mata.

Target Baru Ekonomi Indonesia di Bangladesh
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Guna mempercepat ambisi tersebut, kedua negara tengah menyiapkan fondasi ekonomi yang lebih kokoh melalui transformasi perjanjian dagang dari skema PTA menuju CEPA. Langkah ini diharapkan mampu mengintegrasikan sektor perdagangan, investasi, hingga jasa secara lebih menyeluruh. Selain itu, isu keseimbangan neraca perdagangan juga menjadi sorotan, di mana produk farmasi dan serat yute dari Bangladesh diproyeksikan masuk ke pasar tanah air melalui skema imbal balik yang saling menguntungkan.

COLLABMEDIANET

Sektor energi juga menjadi medan tempur baru bagi perusahaan nasional. Indonesia melalui Pertamina dan PLN tengah membidik berbagai proyek strategis, mulai dari distribusi gas alam cair hingga pengembangan energi terbarukan. Kepercayaan Bangladesh terhadap kekuatan korporasi Indonesia sudah terbukti dengan kemenangan PT Pertamina Trans Kontinental dalam tender proyek fasilitas SPM senilai 128 juta dolar AS.

Tak hanya urusan negara, ekspansi bisnis ritel Indonesia pun mulai menunjukkan taringnya di jantung kota Dhaka. Kehadiran gerai Alfamart yang kini telah berkembang menjadi 11 cabang menjadi bukti nyata bahwa investasi Indonesia mulai merambah ke kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Melalui penguatan konektivitas seperti kemudahan visa dan rencana penerbangan langsung, Indonesia optimis hubungan ekonomi ini akan terus melesat tinggi.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar