politicanews.id – Muara Enim Sumatera Selatan kini menjadi sorotan atas inovasi kepolisiannya dalam membendung ancaman kebakaran hutan dan lahan karhutla. Bukan sekadar patroli biasa Polres Muara Enim memilih jalur spiritual melalui program Subuh keliling di berbagai masjid. Langkah ini dinilai efektif untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat secara langsung dan personal.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra menjelaskan bahwa pendekatan keagamaan ini menjadi kunci utama. Seluruh personel termasuk dari polsek dan Bhabinkamtibmas dilibatkan aktif. Mereka tidak hanya bersilaturahmi dengan warga namun juga menyampaikan pesan krusial tentang pentingnya menjaga lingkungan. Edukasi langsung ini menegaskan bahaya membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar praktik yang kerap memicu bencana karhutla.

Peran serta masyarakat dianggap vital dalam upaya pencegahan ini. AKBP Hendri Syaputra mengajak seluruh warga untuk segera menginformasikan kepada pihak berwajib apabila menemukan indikasi pembakaran lahan atau potensi karhutla. Selain fokus pada karhutla personel kepolisian juga menyisipkan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat kamtibmas. Ini mencakup penguatan semangat gotong royong warga peningkatan siskamling serta kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor 3C.

Related Post
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa sosialisasi pencegahan karhutla akan terus digencarkan melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan warga. Menurutnya Subuh keliling merupakan sarana ampuh untuk menyampaikan pesan tersebut sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Ini adalah bagian dari strategi komprehensif yang tidak hanya mengandalkan patroli di area rawan.
Data dari BPBD Muara Enim menunjukkan betapa gentingnya situasi ini. Hingga awal September 2026 tercatat 109 insiden karhutla yang melahap area seluas 4235 hektare. Beberapa wilayah yang paling terdampak antara lain Kecamatan Gelumbang Kelekar Gunung Megang Muara Enim Sungai Rotan dan Lawang Kidul dengan Gelumbang menjadi salah satu titik terparah. Penanggulangan api masih terus diupayakan sepanjang September 2026 seperti yang dilakukan tim Brimob Polda Sumatera Selatan yang berjibaku memadamkan kebakaran lahan gambut di Gelumbang menggunakan cairan khusus.










Tinggalkan komentar