politicanews.id – Dunia sepak bola Spanyol bergejolak setelah Real Madrid melancarkan serangan balik tajam terhadap Presiden LaLiga Javier Tebas Klub raksasa itu tak terima dengan kritik pedas Tebas yang dianggap terus mendiskreditkan mereka.
Bagi El Real sikap tersebut sungguh tak dapat diterima Mereka menilai Tebas memanfaatkan posisi pentingnya untuk terus menjatuhkan dan menyerang Real Madrid dalam setiap pernyataan publiknya. Sosok yang seharusnya menjadi pelindung dan representasi seluruh klub LaLiga justru berulang kali melontarkan serangan kepada mereka.

Pernyataan Tebas dinilai sangat serius dan sulit dicerna tidak pantas keluar dari mulut seorang pemimpin organisasi Madrid menegaskan Tebas dianggap tidak layak lagi memimpin sehingga pergantian pucuk pimpinan sepak bola profesional Spanyol adalah sebuah keharusan.

Related Post
Klub ibu kota Spanyol itu mendambakan pemimpin baru yang menjunjung tinggi netralitas sebagai landasan utama Mereka mengingatkan bahwa Presiden LaLiga bukanlah pemilik tunggal kompetisi melainkan pelayan bagi klub-klub anggotanya yang telah mempercayakan arah kompetisi kepadanya.
Kritik Tebas sendiri muncul pasca kekalahan pahit Madrid 1-2 dari Atletico Madrid dalam laga derbi 20 September 2026 Tebas secara tegas menampik tudingan Madrid soal dugaan konspirasi wasit menyebutnya tak masuk akal dan hanya upaya pengalihan isu dari performa buruk tim. Ia juga menyoroti Real Madrid TV yang dituding terus-menerus membangun narasi konspirasi sebelum pertandingan berlangsung.










Tinggalkan komentar