politicanews.id – Sebuah operasi gabungan berskala besar secara mendadak digelar di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Jakarta. Ratusan personel dari berbagai instansi terlibat dalam razia intensif ini dengan satu tujuan utama: memastikan lingkungan lapas benar-benar steril dari peredaran narkoba dan alat komunikasi ilegal. Hasilnya sungguh mengejutkan sekaligus menjadi kabar baik bagi upaya pemasyarakatan.
Kepala Kanwil Ditjenpas DKI Jakarta Wachid Wibowo menjelaskan bahwa operasi ini dilaksanakan pada Kamis malam melibatkan sekitar 110 petugas. Personel gabungan berasal dari Direktorat Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas jajaran Lapas Narkotika Jakarta Polres Metro Jakarta Timur Koramil Badan Narkotika Nasional Kota Jakarta Timur hingga unsur Brimob. Sebelum menyisir area hunian yang dihuni lebih dari 2.000 warga binaan narkotika seluruh personel menjalani apel kesiapan untuk memastikan koordinasi dan pelaksanaan berjalan optimal.

Dalam penyisiran menyeluruh di setiap sudut sel hunian petugas gabungan tidak menemukan satu pun narkoba atau alat komunikasi terlarang. Wachid Wibowo mengungkapkan rasa syukurnya atas temuan positif ini. Ia juga menambahkan bahwa sempat berdialog dengan warga binaan yang secara konsisten menyatakan tidak menggunakan narkoba sebuah klaim yang terbukti valid dari hasil razia.

Related Post
Meski demikian beberapa benda berbahan logam yang penggunaannya dibatasi di lingkungan lapas seperti sendok dan gunting berukuran kecil berhasil diamankan. Temuan ini akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku menunjukkan ketelitian petugas dalam setiap detail pemeriksaan.
Tidak hanya penggeledahan fisik razia juga dilengkapi dengan tes urine mendadak. Sebanyak 50 warga binaan dipilih secara acak untuk menjalani pemeriksaan oleh BNNK Jakarta Timur. Hasilnya seluruh sampel urine menunjukkan negatif narkoba. Tes serupa juga dilakukan terhadap petugas keamanan yang berinteraksi langsung dengan warga binaan dan hasilnya pun sama semua negatif.
Operasi gabungan ini merupakan bagian integral dari program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Komitmen untuk mewujudkan lapas yang steril dari barang terlarang dan aktivitas ilegal terus diperkuat demi menciptakan pembinaan yang efektif dan lingkungan yang kondusif.










Tinggalkan komentar