Rahasia Besar Bima Guncang Dunia

Rahasia Besar Bima Guncang Dunia

politicanews.id – Dunia baru saja menyaksikan sebuah keajaiban literasi dari tanah Nusa Tenggara Barat. Sebuah naskah kuno bernama Bo’ Sangaji Kai resmi menembus kancah internasional setelah diakui oleh UNESCO dalam daftar Memory of the World Register for Asia and the Pacific pada November 2026. Penemuan ini bukan sekadar deretan tulisan tua, melainkan sebuah mesin waktu yang menyimpan rahasia besar peradaban Bima.

Manuskrip legendaris ini menjadi sangat spesial karena menyimpan catatan autentik mengenai letusan dahsyat Gunung Tambora pada tahun 1815. Jika selama ini dunia hanya mengenal bencana tersebut melalui catatan peneliti asing, Bo’ Sangaji Kai hadir memberikan perspektif lokal yang sangat berharga. Naskah ini membuktikan bahwa masyarakat Kesultanan Bima sudah memiliki tradisi intelektual yang sangat maju jauh sebelum era modern dimulai.

Rahasia Besar Bima Guncang Dunia
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Kepala Museum Samparaja Bima, Dr. Dewi Ratna Muchlisa, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian bersejarah ini. Menurutnya, pengakuan UNESCO ini adalah bukti nyata bahwa leluhur masyarakat Bima memiliki pemikiran yang sangat progresif. Di dalam lembaran-lembaran naskah tersebut, tersimpan sistem hukum, tata kelola pemerintahan, hingga aturan perdagangan yang sangat kompleks.

COLLABMEDIANET

Secara etimologi, Bo’ Sangaji Kai memiliki arti yang mendalam yakni kitab catatan kerajaan Bima. Perjalanan naskah ini sangat unik, bermula dari penggunaan daun lontar dengan aksara Mbojo hingga beralih ke bahasa Melayu dengan aksara Arab pada masa pemerintahan Sultan Abil Khair Sirajuddin.

Lebih dari sekadar kronik bencana, naskah ini adalah ensiklopedia kehidupan. Di dalamnya terdapat aturan hukum laut, hukum adat pertanahan, hingga detail kehidupan sosial seperti tradisi Hanta Ua Pua. Bo’ Sangaji Kai menjadi harta karun ilmu pengetahuan yang mencakup berbagai bidang mulai dari ekonomi, geografi, hingga ilmu perbintangan yang kini resmi menjadi warisan dunia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar