politicanews.id – Suasana haru menyelimuti Monumen Bajra Sandi Bali Minggu 13 September. Ratusan insan pers dari berbagai media berkumpul bukan untuk meliput melainkan untuk memanjatkan doa bersama. Mereka bersatu dalam solidaritas mendalam bagi lima rekan jurnalis yang hingga kini belum ditemukan pasca erupsi dahsyat Gunung Anak Krakatau.
Para pewarta yang hilang ini dilaporkan terakhir kali bertugas meliput kondisi terkini pasca letusan gunung berapi tersebut. Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus berupaya keras menyisir lokasi pencarian demi menemukan jejak mereka. Doa lintas agama yang digelar di pelataran Monumen Perjuangan Rakyat Bali Denpasar ini menjadi simbol harapan dan dukungan tak terbatas dari rekan-rekan sejawat.

Lebih dari sekadar ekspresi solidaritas kegiatan ini juga menjadi pengingat penting bagi seluruh insan pers di Indonesia. Ini adalah momen untuk merefleksikan kembali urgensi penguatan standar keselamatan dan prosedur mitigasi risiko terutama saat meliput di zona bencana. Keselamatan jurnalis harus menjadi prioritas utama agar tragedi serupa tidak terulang di masa mendatang dan setiap pewarta dapat menjalankan tugasnya dengan aman.

Related Post










Tinggalkan komentar