Peta Rahasia Amerika Serikat Ubah Wajah Gaza

Peta Rahasia Amerika Serikat Ubah Wajah Gaza

politicanews.id – Sebuah peta kontroversial yang dirilis oleh Komando Pusat Amerika Serikat CENTCOM baru-baru ini memicu gelombang perdebatan panas di kancah internasional. Dokumen visual tersebut secara mengejutkan menampilkan wilayah Jalur Gaza dan Tepi Barat seolah-olah menjadi bagian integral dari Israel tanpa adanya garis batas pemisah yang jelas. Peta ini muncul dalam unggahan di platform media sosial X, menyertai laporan kunjungan komandan CENTCOM ke kawasan Timur Tengah.

Gambaran yang disajikan CENTCOM tersebut menyiratkan integrasi penuh kedua wilayah Palestina itu ke dalam teritori Israel. Hal ini sontak menimbulkan pertanyaan besar mengingat status Jalur Gaza dan Tepi Barat yang secara luas diakui sebagai wilayah Palestina yang diduduki. Komunitas internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, telah berulang kali menegaskan perlunya solusi dua negara dengan batas-batas yang jelas.

Peta Rahasia Amerika Serikat Ubah Wajah Gaza
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Langkah CENTCOM ini seolah mengamini kekhawatiran global yang sebelumnya disuarakan oleh berbagai pihak. Sekretaris Jenderal PBB pernah mengecam Israel karena mendaftarkan Tepi Barat sebagai ‘tanah negara’, sementara Uni Eropa secara tegas menolak segala bentuk perubahan wilayah Palestina di Jalur Gaza. Bahkan Indonesia melalui pernyataannya juga mengutuk keras rencana Zionis untuk menguasai sebagian besar wilayah Jalur Gaza.

COLLABMEDIANET

Saat ini Palestina telah mendapat pengakuan dari 157 negara di dunia, termasuk Rusia. Namun, Amerika Serikat menjadi satu-satunya dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang belum mengakui kedaulatan Palestina. Posisi AS yang unik ini semakin memperkeruh situasi, terutama dengan publikasi peta yang berpotensi menjustifikasi klaim teritorial Israel atas wilayah-wilayah sengketa tersebut. Insiden ini menambah daftar panjang ketegangan diplomatik seputar konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar