politicanews.id – Kekuatan besar Persija Jakarta kembali menunjukkan taringnya di kancah sepak bola nasional. Dalam laga lanjutan Super League 2026/2027 yang digelar di Stadion Sultan Agung Bantul, tim Macan Kemayoran tampil sangat dominan hingga membuat PSIM Yogyakarta tak berkutik dengan skor telak 0-4.
Gelandang andalan PSIM Yogyakarta, Ze Valente, secara terbuka mengakui adanya jurang perbedaan kualitas yang cukup signifikan antara kedua tim. Menurutnya, Persija berada di level yang jauh lebih tinggi, baik dari segi permainan maupun dukungan finansial yang menopang ambisi klub tersebut.

Ze Valente menjelaskan bahwa setiap klub memiliki peta jalan dan target yang berbeda. Ia menyadari bahwa PSIM saat ini sedang berjuang dengan kapasitas yang berbeda dibandingkan raksasa Jakarta tersebut. Meski sempat memberikan perlawanan sengit, pertahanan PSIM akhirnya runtuh di menit-menit krusial setelah kebobolan gol pada menit ke-77.

Related Post
"Kami sudah berusaha memberikan segalanya di lapangan, namun di akhir laga kami harus menderita lebih dari yang dibayangkan," ungkap Ze Valente dengan nada pasrah namun tetap optimis.
Senada dengan pemainnya, pelatih PSIM Yogyakarta Jean Paul Van Gastel tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat juang anak asuhnya. Walaupun hasil akhir sangat mengecewakan, Van Gastel melihat adanya atmosfer positif dan kekompakan yang luar biasa di dalam skuadnya.
Ia mengakui bahwa kegagalan membendung serangan bertubi-tubi Persija di penghujung laga menjadi titik balik kekalahan mereka. Kini, fokus utama tim asal Yogyakarta tersebut adalah segera bangkit dan memburu poin penuh pada laga selanjutnya demi memperbaiki posisi di klasemen.










Tinggalkan komentar