politicanews.id – Berau kini membuka lembaran baru. Wilayah pesisirnya menyimpan potensi agrobisnis luar biasa yang siap menarik minat investor. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan kelapa dalam menjadi kunci utama transformasi ekonomi daerah, menjanjikan iklim investasi yang sangat menjanjikan.
Selama ini Berau dikenal dengan kekayaan tambangnya. Namun kini fokus beralih pada sumber daya terbarukan, menciptakan pondasi ekonomi yang lebih kokoh dan berkelanjutan. Pemerintah daerah bertekad menggeser ketergantungan ekonomi demi masa depan yang lebih hijau.

Keseriusan ini bukan isapan jempol. Dukungan pemerintah pusat mengalir dalam bentuk perluasan lahan kelapa dalam seluas 200 hektare. Varietas kelapa pesisir Berau juga istimewa, mampu berbuah melimpah hanya dalam tiga setengah tahun, menjanjikan panen cepat bagi petani dan investor.

Related Post
Tak hanya itu pengembangan kelapa dalam terintegrasi erat dengan pemberdayaan masyarakat. Melalui program Sigap warga di 13 kecamatan dan 100 kampung kini mahir memproduksi minyak goreng lokal dari kelapa dalam, menunjukkan potensi hilirisasi di tingkat akar rumput.
Namun untuk melangkah lebih jauh industri pengolahan rumahan ini membutuhkan suntikan modal dan kemitraan strategis. Tujuannya agar produk turunan kelapa dapat diproduksi secara massal berkualitas dan memenuhi standar pasar yang lebih luas.
Guna memikat investor kakap Pemkab Berau telah menyiapkan karpet merah. Peraturan Daerah Berau Nomor 8 Tahun 2024 hadir sebagai payung hukum yang menjamin kepastian investasi dan kemudahan perizinan, membuka pintu lebar bagi penanam modal.
Investor tak perlu khawatir soal pasokan bahan baku. Berau memiliki lahan daratan yang sangat luas, siap mendukung perluasan kebun kelapa. Kombinasi lahan subur panen melimpah dan kemudahan berusaha ini menjadikan pesisir Berau kandidat kuat primadona agrobisnis nasional di masa depan.
Bupati Sri Juniarsih pun mengajak seluruh investor untuk tidak ragu berkolaborasi. Bersama potensi kelapa dalam Berau dapat diangkat menjadi komoditas perkebunan yang berdaya saing tinggi strategis dan berkelanjutan di kancah nasional.










Tinggalkan komentar